Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral! Dokter Detektik Bongkar Produk Skincare Overclaim, Berikut Deretan Produknya

Redaksi Radar Kediri • Senin, 28 Oktober 2024 | 20:57 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri-  Sosok Dokter Detektif atau disebut Doktif saat ini tengah viral di media sosial. Dirinya terus beraksi dengan kontennya yang menunjukkan hasil uji laboratorium skincare-skincare overclaim.

Seorang wanita yang memakai topeng mata tak segan mengunggah konten yang membongkar kandungan skincare di akun TikTok pribadinya @dokterdetektif. 

Dalam kontennya itu menunjukkan hasil uji laboratorium pada beberapa produk yang overclaim atau melebih-lebihkan khasiat produknya.

Tak sedikit merek-merek ternama yang terkenal terbukti telah melakukan overclaim. Merek-merek tersebut menuliskan kandungan khasiat yang tidak sesuai dengan kandungan sebenarnya.

Contohnya, produk yang menjual serum dengan kandungan niacinamide dengan kadar 10 persen, namun hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan tersebut hanya 3 persen. 

Baca Juga: Dokter Detektif Viral Bongkar Skincare Overclaim, Simak Penjelasannya!

Lalu apa saja produk-produk yang terbukti overclaim setelah di uji laboratorium oleh Dokter Detektif? Berikut deretan produknya:

1. Azarine

Produk terkenal Azarine diduga telah melakukan overclaim pada produknya. Azarine mengklaim bahwa produknya mengandung Niacinamide 10% Dipotassium Glycyrrhizate Glorius. Namun uji lab yang dilakukan oleh Doktif hanya menunjukkan hasil 0,45% niacinamide. 

Selain itu, Doktif juga mengungkapkan produk Azarine Retinol Smooth Glowing Serum. 

Kandungan yang tertulis di dalam produk ini sebesar 1 ceramide dan resveratol, namun hasil uji lab menunjukkan kandungan tersebut kurang dari 1%, tepatnya hanya 0,00096$ retinol saja.

2. Daviena

Produk yang viral di media sosial, Daviena, juga terseret dalam jajaran merek skincare overclaim.

Daviena mengklaim bahwa produknya Daviena Sleeping Mask Retinol Booster memiliki kandungan Actosome Retinol sebesar 2%. 

Namun hasil lab menunjukkan bahwa produk tersebut hanya mengandung 0,03 Pure Retinol setara dengan 1% Actosome Retinol.

Baca Juga: Siapa Mitzi Abigail? Istri Anthony Sinisuka Ginting yang Ternyata Punya Kaitan dengan Bulu Tangkis

3. SSKIN

SSKIN merupakan produk skincare yang dimiliki oleh Shella Saukia. SSKIN mengklaim produk SSKIN Retinol Serum mengandung 1% retinol. 

Namun, hasil lab menunjukkan bahwa kandungan retinol di dalam produknya hanya 0,0054% saja. 

4. MARYAME

Produk MARYAME Beauty Glow Up Cream mengklaim bahwa produknya  mengandung Niacinamide 10%. 

Namun, dari hasil uji laboratorium, klaim tersebut tidak sesuai hanya kandungan Niacinamide yang terkandung sebesar 5,3%.

Baca Juga: Tren Foto Jadi Squishy Viral di TikTok, Begini Cara Buatnya

5. Originote

Originote mengklaim bahwa produknya Gluta Bright B3 Serum mengandung 10% niacinamide. 

Namun hasil lab menunjukkan bahwa produk tersebut hanya mengandung 4,97% niacinamide.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#viral #skincare #overclaim #Dokter Detektif #overclaim produk skincare menipu konsumen