JP Radar Kediri - Menstruasi atau haid merupakan momen yang akan dialami seorang muslimah setiap bulannya.
Haid (menstruasi) merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang wanita, yang dimulai dari menarke (mulainya haid) sampai terjadinya usia menopause (berhentinya haid).
Ketika haid muslimah tidak boleh melakukan ibadah ibadah yang bisa dia lakukan pada saat sedang suci, seperti sholat, puasa, ibadah haji, membaca Al-Qur’an, dan bahkan memasuki masjid ini hukumnya makruh.
Hal yang sering kali dirasakan para wanita ketika sedang datangnya haid yaitu rasa nyeri di perut. Rasa nyeri ini datang ketika sebelum haid (pms) dan ketika berlangsungnya haid.
Meskipun Muslimah yang sedang haid tidak diizinkan shalat dan membaca Al-Quran, namun mereka masih bisa melakukan sejumlah ibadah.
Baca Juga: Ini Empat Cara Agar Sholat Subuhmu Tidak kesiangan
Salah satunya adalah berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Maka dari itu, sebagai muslimah hendaknya membaca do’a pada hari pertama dia mengeluarkan haid:
الْحَمْدُللهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ
“Artinya: "Segala puji bagi Alah atas segala perkara, dan aku memohon ampun kepada-Mu atas segenap dosa”
Doa di atas telah disebutkan dalam kitab Dzurratun Nasihin karya Utsman bin Hasan Ahmad Syakir al Khubawi, Dari Sayyidah Aisyah, ia berkata bahwasanya Rasulullah bersabda yang artinya :
“Tidak ada perempuan yang haid, kecuali haidnya bisa menghapus dosa masa lalu dari semua dosanya, dan jika ia membaca “alhamdulillah ala kulli halin wa astaghfurullaha min kulli dzanbin”, pada hari pertama haid maka Allah akan menuliskan kepadanya bahwa ia akan melewatkan api neraka dan kemudian dapat berada di jembatan Shirathal Mustaqim dengan selamat dan aman dari siksaan dan akan dinaikkan pangkatnya oleh Allah setiap hari dan tiap malam pahala empat puluh syuhada bagi ia yang berdzikir tersebut kepada Allah dalam masa haidnya”.
Baca Juga: Niat Sholat Jumat dan Sunah-sunahnya yang Dianjurkan
Dan ketika muslimah mengalami sakit atau nyeri pada waktu haid , hendaknya membaca do’a di bawah ini:
للَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Artinya: "Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah. Engkau adalah Pemberi kesembuhan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit." (HR. Bukhari)
Dari kesimpulan hadis Nabi di atas bahwa, seorang wanita yang tiap bulannya mengeluarkan darah haid maka akan dihapus dosa dosa nya yang telah lalu dan dosa yang akan datang.
Kemudian jika seorang muslimah selalu menyibukkan dirinya dengan berdzikir kepada Allah SWT ketika mengalami haid, maka dia akan dengan mudah bisa melewati api neraka dan berjalan di atas jembatan Shirotol Mustaqim.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah