JP Radar Kediri – Baru-baru ini produser Palari telah merilis film berjudul Tebusan Dosa.
Film “Tebusan Dosa” merupakan film genre horor dan penuh misteri yang akan tayang di bioskop Indonesia.
Pada film ini mengisahkan seorang ibu paruh baya (Wening) yang belum bisa menerima takdir kehilangan putri satu-satunya (Nirmala) karena kecelakaan tragis.
Hal itu membuat Wening merasa bersalah dan mulai terobsesi mencari Nirmala.
Wening menggunakan berbagai cara melalui pendekatan sains dan teknologi untuk mencari keberadaan putrinya.
Ia bekerja sama dengan seorang peneliti bernama Tetsuya yang terkenal memiliki penelitian-penelitian tak konvensional dalam mencari orang hilang.
Seiring berjalannya waktu Wening menyadari bahwa teknologi dan logika terbukti tidak cukup untuk menemukan keberadaan Nirmala.
Baca Juga: Sinopsis Film ‘Racun Sangga’, Kisah Santet Pemisah Rumah Tangga yang Viral di X
Di tengah keadaan putus asa Wening menggunakan cara supranatural dengan bantuan seorang dukun misterius bernama Mbah Gowa.
Dukun itu dikenal memiliki kemampuan berkomunikasi dengan dunia gaib melalui ritual-ritual mistis yang tidak biasa.
Pertemuan Wening dengan Mbah Gowa menjadi titik awal dari berbagai peristiwa supranatural menyeramkan yang tidak bisa dijelaskan oleh logika.
Salah satu unsur yang menambah ketegangan dalam film Tebusan Dosa adalah kehadiran arwah ibu Wening bernama Uti Yah.
Arwah itu disimbolkan sebagai entitas menakutkan yang terus membebani Wening.
Tiap kemunculan Uti Yah membuat Wening teringat tragedi-tragedi di masa lalu hingga dihantui rasa bersalah.
Baca Juga: Sinopsis Film 'Kemahan Terlarang', Diangkat Dari Kisah Nyata Kesurupan Masal di Yogyakarta
Wening tidak hanya berjuang untuk menemukan putrinya, tetapi juga menebus kesalahan-kesalahan yang pernah ada.
Hal itu membuktikan bahwa beban emosional jauh lebih menakutkan daripada ancaman fisik.
Pasalnya dalam film Tebusan Dosa ini digambarkan rasa bersalah yang tidak terselesaikan dapat menggangu kehidupan seseorang dalam jangka panjang.
Wening menyadari bahwa mencari keberadaan Nirmala dengan cara supranatural justru tidak membawa kedamaian.
Ia harus berusaha menyelamatkan diri dari kegelapan batin di tengah-tengah melakukan pencarian putrinya.
Film yang diperankan oleh Putri Marino, Laksmi Notokusumo, Shogen, dan Keiko Ananta ini diharapkan mampu memikat penonton melalui unsur sinematik horor dan ketegangan yang kuat.
Tidak hanya menyajikan hiburan lewat ketegangan supranatural, melainkan suasana emosional yang menyentuh dari refleksi tentang arti pengampunan serta penebusan diri.
Penggemar film genre horor maupun thriler dapat menonton film Tebusan Dosa di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 Oktober 2024.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah