JP Radar Kediri – Akhir-akhir ini dunia skincare Indonesia sedang dihebohkan dengan kemunculan seorang influencer TikTok bernama Dokter Detektif
Dokter Detektif mencuri perhatian publik dengan sosok misteriusnya yang selalu mengenakan topeng.
Tidak hanya itu, Dokter Detektif juga membuat kontroversi dengan melakukan uji lab pada formulasi skincare-skincare viral.
Sontak kontennya tersebut membuat netizen terkejut lantaran banyak skincare viral yang terbukti lakukan overclaim berdasarkan hasil lab yang dilakukannya.
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan skincare overclaim dan apa bahayanya bagi masyarakat? Begini penjelasan Dokter Detektif.
Skincare Overclaim Menurut Dokter Detektif
Pada postingan TikToknya tanggal 17 September 2024, Dokter Detektif menyebutkan bahwa masih banyak masyarakat awam yang tak mengerti konsep skincare overclaim.
Mayoritas masyarakat hanya berfokus pada “apakah produk tersebut BPOM atau tidak?”.
Padahal, ada yang tak kalah penting dari itu, yaitu memastikan apakah produk tersebut memang sesuai dengan klaimnya atau sekedar overclaim.
Untuk mengedukasi masyarakat, Dokter Detektif membuat ilustrasi sederhana yang mudah dimengerti.
Dokter Detektif mengilustrasikan skincare overclaim sebagai telur.
“Coba bayangkan, ketika kamu membeli telur 10 butir tapi penjual hanya memberi kamu 1 butir dengan harga yang sama. Bukankah itu merugikan?” terang dokter tersebut.
Baca Juga: Tak Hanya Batik, Berikut 5 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Milik Malaysia
Ia mengibaratkan, 1 telur itu mungkin bisa digunakan untuk membuat roti. Namun, kualitas roti yang hanya menggunakan 1 butir telur sama dengan yang menggunakan 10 telur tentu jelas berbeda.
Itu sama halnya ketika membeli skincare overclaim. Misalnya, kamu membeli skincare yang mengklaim memiliki 10 bahan aktif pencerah, padahal di dalamnya tidak terdapat 10 bahan aktif.
Dengan kata lain kamu harus merelakan uangmu seharga 10 bahan aktif pencerah, padahal produk yang kamu beli hanya berisikan 5 bahan aktif pencerah.
Maka dari itu Dokter Detektif memperingatkan masyarakat untuk selektif dalam membeli skincare.
Berbekal ilmu formulasi skincare yang ditekuninya sejak 2007 dan kelebihan rejeki untuk melakukan uji lab, Dokter Detektif bertekad membongkar kedok skincare-skincare overclaim.
Hal ini dilakukannya demi tujuan mulia menyelamatkan masyarakat dari kerugian material.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah