Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Berikut Deretan Negara Penghasil Batik Selain Indonesia

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 19 September 2024 | 21:27 WIB
Batik
Batik

JP Radar Kediri- Menurut UNESCO, batik merupakan salah satu komoditas asli Indonesia. Hal ini terbukti dengan diberikannya penghargaan kepada Indonesia sebagai kekayaan non materi pada 2009 silam.

Namun, jika kita melihat ke masa peradaban-peradaban sebelumnya, seni batik sudah ditemukan di berbagai belahan dunia lainnya. 

Banyak diantaranya yang usianya lebih tua dari seni batik yang terdapat di Indonesia. Kita akan coba ulas beberapa negara tersebut.

Berikut adalah negara-negara penghasil batik selain Indonesia:

1. Sri Lanka

Negara ini berada di tengah samudra Hindia yang merupakan negara kepulauan yang tergolong relatif kecil. Namun, ternyata Sri LAnka memiliki kekayaan seni yang sangat tinggi. 

Ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa sebelum batik diperkenalkan di Indonesia, sebelumnya telah singgah dan menyebar di Sri Lanka. 

Tepatnya di salah satu jalan di Kolombo, Ibu kota Sri Lanka yang terkenal dengan tempat penjualan manik manik batik di Galle Road Trip Hikkaduwa dengan motif terkenalnya  Vigorousness, Associated dengan dikaitkan asal usul pengrajinnya.

Sebagian besar motif  batik Sri Lanka berasal dari alam dan mitologi setempat, seperti suasana pedesaan, binatang gajah, serta beberapa gambar kuil dan istana setempat. 

2. Afrika

Berbeda dengan Sri Lanka yang terlebih dahulu mengembangkan seni batik di negaranya yang kemudian menyebar ke Indonesia. Beberapa negara di Afrika yang mendapatkan inkulturasi budaya batik justru berasal dari Indonesia. 

Di mulai pada abad ke-19 di masa penjajahan Belanda, tepatnya antara tahun 1810-1862, banyak tentara Afrika Barat yang dikontrak oleh pemerintah Belanda. 

Saat mereka kembali ke negaranya, mereka memberikan oleh-oleh berupa batik asli Indonesia kepada istri dan saudaranya.

Sehingga setelah itu batik berkembang di Afrika Barat yang didominasi oleh negara-negara seperti Senegal, Pantai Gading, dan Mali. 

Batik Afrika populer dengan sebutan Ankara atau African Wax. Corak kain batik Afrika didominasi oleh motif-motif sumber daya alam setempat seperti flora, fauna, dan beberapa motif suku asli Afrika, sedangkan warnanya kebanyakan bercorak warna-warna cerah seperti kuning, hijau, dan merah. 

3. Thailand

Banyak orang bertanya-tanya mengapa Thailand juga memiliki seni batik. Hal ini tidak dapat dipungkiri  bahwa Indonesia dan Thailand memiliki banyak kesamaan, selain secara geografis merupakan negara yang bertetangga di Asia Tenggara. 

Teknik batik Thailand dikenal luas dengan nama teknik wax-resist dyeing atau phanung. Motif batik Thailand diambil dari motif hewan seperti kupu-kupu dan gajah sebagai simbol keindahan negara gajah putih tersebut.

4. Suriname

Negara yang terletak di sebelah utara benua afrika ini merupakan salah satu negara yang sangat mencintai budaya batik. 

Tidak salah jika dikatakan demikian karena populasi penduduk Suriname mayoritas adalah suku Jawa. 

Di mulai pada akhir abad ke-19 ketika pemerintah HIndia Belanda mendatangkan orang jawa untuk bekerja di daerah jajahan Belanda lainnya, yaitu Suriname. Begitu pula dengan bahasa asli orang 

Corak batik Sidomukti yang digunakan sebagai motif batik Suriname

Suriname yang juga fasih dalam berbahasa Jawa kuno. Semua nama marga dan keluarga masih menggunakan nama asli Jawa. 

Tidak heran jika di sana masih banyak yang mengenakan pakaian batik populer yang digunakan dalam keseharian orang Suriname. Motif tersebut juga diambil dari adaptasi motif jawa klasik seperti sidomukti, sidodadi dan sidoluhur. 

 


Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#thailand #viral #indonesia #suriname #Negara #sri lanka #batik #afrika