JP Radar Kediri – Diabetes merupakan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus terhadap pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi.
Bagi penderita diabetes, penting untuk memilih asupan gizi dengan kadar gula rendah agar gula darah tetap stabil.
Salah satu asupan gizi yang sering dipertimbangkan adalah susu. Belakangan ini susu ikan sedang ramai diperbincangkan di media sosial sebagai alternatif susu sapi pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo-Gibran.
Lalu apakah keunggulan susu ikan dibanding susu sapi? Manakah di antara keduanya yang lebih aman bagi penderita diabetes?
Susu Sapi: Nutrisi dan Dampaknya bagi Penderita Diabetes
Susu sapi adalah salah satu sumber protein dan kalsium yang populer di seluruh dunia.
Selain itu, susu sapi juga mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin D, vitamin B12, dan riboflavin.
Namun, bagi penderita diabetes, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: 10 Fakta Menarik Landak Jawa yang Jarang Diketahui
Kelebihan:
1. Sumber Nutrisi Penting:
Susu sapi adalah sumber kalsium yang sangat baik, yang penting untuk kesehatan tulang. Susu sapi juga diperkaya dengan vitamin D, yang membantu penyerapan kalsium.
Hal ini baik untuk penderita diabetes karena penderita diabetes sering kali lebih beresiko tinggi terkena osteoporosis. Konsumsi susu sapi yang kaya kalsium dapat mendukung kesehatan tulang mereka.
Susu sapi mengandung protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial.
Protein membantu memperbaiki jaringan tubuh dan mendukung pertumbuhan otot.
Selain itu, protein dalam susu sapi juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan makan berlebihan, yang penting untuk pengelolaan diet pada penderita diabetes.
2. Indeks Glikemik Rendah: Susu sapi memiliki indeks glikemik (IG) yang relatif rendah.
Indeks glikemik (IG) adalah ukuran seberapa cepat makanan atau minuman meningkatkan kadar gula darah.
Susu sapi memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, sekitar 30-40.
Artinya, dibanding sumber karbohidrat lain yang punya indeks glikemik lebih besar, lonjakan gula darah saat konsumsi susu sapi cenderung lebih lambat.
Kekurangan:
1. Lactose Intolerance: Dalam susu sapi terdapat kandungan laktosa, yang merupakan gula alami yang membuat susu terasa manis.
Kandungan laktosa pada susu dapat mencapai 40% dari total seluruh kalori yang terdapat pada susu.
Laktosa tersebut akan diubah oleh enzim laktase menjadi glukosa dan galaktosa. Maka konsumsi susu sapi berlebihan tidak disarankan bagi penderita diabetes.
Selain itu, banyak orang memiliki intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa, gula alami dalam susu.
Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung dan diare.
2. Kandungan Lemak: Susu sapi mengandung lemak jenuh. Pada penderita diabetes, tubuh kurang sensitif terhadap insulin.
Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat memperburuk resistensi insulin ini, sehingga semakin sulit bagi tubuh untuk mengatur kadar gula darah.
Selain itu, lemak jenuh juga dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dalam darah.
Kolesterol jahat ini dapat menumpuk di dinding arteri, membentuk plak yang menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan resiko penyakit jantung.
Baca Juga: Benarkah Susu Ikan Baik Untuk Penderita Kolesterol Tinggi?
Susu Ikan: Alternatif Unik dan Dampaknya bagi Penderita Diabetes
Susu ikan mungkin terdengar tidak biasa bagi banyak orang. Susu ikan dibuat dari ekstraksi protein dan nutrisi daging ikan yang kemudian diproses menjadi konsentrat.
Konsentrat ini kemudian digunakan untuk membuat campuran minuman dengan rasa dan tekstur yang hampir mirip dengan susu sapi.
Lalu apakah kelebihan dan kekurangannya dibanding susu sapi bagi penderita diabetes?
Kelebihan:
1. Kandungan Omega-3: Susu ikan kaya akan asam lemak omega-3, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Penyakit jantung merupakan salah satu komplikasi umum pada penderita diabetes.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi asam lemak omega-3 dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, hormon yang mengatur gula darah.
2. Lemak Jenuh Rendah: Dibandingkan susu sapi full cream, susu ikan umumnya mengandung lebih sedikit lemak jenuh.
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat yang mempertinggi resiko penyakit jantung pada penderita diabetes.
Kekurangan:
1. Keterbatasan Ketersediaan: Produksi susu ikan tidak sepopuler susu sapi dan mungkin tidak mudah ditemukan di semua tempat. Ini dapat membuatnya kurang praktis untuk dikonsumsi secara rutin.
2. Rasa dan Aroma: Susu ikan mungkin memiliki rasa dan aroma yang tidak disukai oleh semua orang. Ini dapat menjadi hambatan untuk konsumen yang tidak terbiasa dengan jenis susu ini.
Perbandingan Nutrisi untuk Penderita Diabetes
Untuk penderita diabetes, penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor ketika memilih antara susu sapi dan susu ikan:
1. Indeks Glikemik: Susu sapi memiliki indeks glikemik yang rendah. Namun susu ikan, lebih rendah karbohidrat, mungkin lebih baik dalam hal ini.
Indeks glikemik yang rendah berarti minuman ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan.
2. Kandungan Lemak dan Kolesterol: Susu ikan biasanya lebih rendah lemak dibandingkan dengan susu sapi, terutama jika susu ikan yang digunakan adalah jenis yang diproses dengan baik.
Ini dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan mendukung kesehatan jantung.
Baca Juga: Ini Lawan Indonesia Selanjutnya usai Tahan Imbang Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
3. Kandungan Protein: Kedua jenis susu ini mengandung protein, tetapi susu ikan memiliki kadar protein yang tinggi dengan risiko kurang terhadap alergi protein susu sapi.
Protein membantu menjaga rasa kenyang dan mendukung fungsi tubuh yang optimal.
Baik susu sapi maupun susu ikan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk penderita diabetes.
Untuk penderita diabetes, memilih antara susu sapi dan susu ikan akan tergantung pada preferensi pribadi, toleransi terhadap laktosa, dan ketersediaan produk.
Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter Anda untuk menentukan pilihan terbaik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.
Dengan pertimbangan yang tepat, Anda dapat membuat keputusan yang informatif tentang pilihan susu yang sesuai untuk menjaga kesehatan Anda tetap optimal sambil mengelola gula darah dengan baik.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah