JP Radar Kediri - Kedatangan Paus Fransiskus ke Tanah Air menjadi perhatian publik.
Pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini tiba di Indonesia pada hari Selasa (3/9). Kedatangannya mendapat sambutan baik dan antusias masyarakat.
Seperti diketahui, sebelum kedatangan Paus Fransiskus, pada 1979 Indonesia menerima kedatangan Paus Paulus VI dan Paus Yohanes Paulus II yang berkunjung pada tahun 1989.
Paus Fransiskus juga diketahui akan berkeliling dan bertemu sejumlah pejabat dan lintas iman, hingga misa bersama puluhan ribu umat Katolik.
Dia diketahui akan berada di Indonesia dalam beberapa waktu. Mulai 3-6 September 2024.
Hal ini menjadi momen spesial lantaran tidak banyak negara yang dikunjungi Paus Fransiskus.
Lantas banyak pula yang mencari tahu profil Paus Fransiskus dan apa tujuannya datang ke Indonesia?
Paus Fransiskus merupakan pemimpin tertinggi Gereja Katolik di dunia. Dia menjadi Paus Gereja Katolik ke-266 setelah terpilih pada 13 Maret 2013.
Saat ini Paus Fransiskus menjadi kepala negara dari negara Vatikan. Meski menjadi negara terkecil di dunia, negara ini menjadi kediaman kepemimpinan Gereja Katolik tertinggi di dunia.
Memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio, nama Fransiskus digunakan untuk menghormati Santo Fransiskus dari Asisi.
Lahir pada 17 Desember 1936, di Buenos Aires, Argentina, Paus merupakan anak pertama dari keluarga imigran dari keluarga Italia.
Dalam hal pendidikan, Paus pernah menyandang gelar master di bidang kimia dari Universitas Buenos Aires.
Baca Juga: Jadi Salah Satu Administrasi Daftar CPNS, Ini Cara Mengganti Warna Background Foto di Canva
Selain itu, dia juga pernah menjadi Rektor Colegio de San Jose dan sebagai pastor paroki di San Miguel.
Pada 3 Juni 1997, Pastor Jorge Bergoglio diangkat menjadi Uskup Agung Coadjutor Buenos Aires.
Kemudian pada 21 Februari 2001, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Kardinal dengan gelar San Roberto Bellarmino.
Selanjutnya, pada 13 Maret 2013, Kardinal Jorge Mario Bergoglio terpilih menjadi pemimpin baru Gereja Katolik sedunia menggantikan Paus Benediktus XVI .
Seperti Santo Fransiskus dari Asisi yang menjadi nama pilihannya, Paus Fransiskus pun dikenal mengasihi orang-orang miskin.
Dilansir dari jawapos.com, kedatangan kepala Gereja Katolik Roma ke Indonesia ini dipicu oleh kekaguman Vatikan dan negara-negara Eropa terhadap keberagaman dan persatuan Indonesia.
Apalagi dia pernah menulis ensiklik dengan judul Fratelli Tutti yang berisi tentang persaudaraan manusia dan dialog antaragama.
Paus juga ingin menemui umat Katolik di Indonesia yang jumlahnya sekitar 9 juta orang. Serta mengapresiasi Gereja Katolik Indonesia sebagai gereja yang hidup.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah