JP Radar Kediri - Terdapat banyak amalan sholat sunah yang bisa dilakukan umat muslim.
Salah satunya sholat taubat. Sholat taubat menjadi salah satu amalan yang harus dikerjakan ketika seseorang ingin bertaubat kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Pada dasarnya setiap manusia tak luput dari dosa maupun khilaf.
Sehingga alangkah baiknya, kita rutin menunaikan sholat taubat sebagai upaya meminta ampun dan pembersihan atas dosa-dosa kita.
Sebagaimana sabda Rasulullah yang menganjurkan umatnya bertaubat setelah berbuat kesalahan.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Setiap anak keturunan Adam adalah orang yang berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertaubat” (HR Ibnu Majah).
Niat sholat taubat:
أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Saya niat sholat taubat dua raka’at Lillahi Ta’aalaa.”
Doa Setelah Sholat Taubat:
Sholat ini dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan paling banyak enam rakaat. Setiap dua rakaat satu kali salam. Setelah selesai melaksanakan sholat taubat.
Bacalah istighfar sebagai berikut:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَآتُوبُ إِلَيْهِ
“Astaghfirullaahal’adziim, alladzii laa Ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.”
Artinya: “Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya.”
Bisa juga membaca istighfar dibawah ini:
اللهم انت ربي لا اله الا انتَ خَلَقْتَنِي وَأَنا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرَمَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى وَابُوهُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا انْتَ
“Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana’abduka wa ana’alaa ‘ahdika wawa’ dika mastatha’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu. abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu u bidzanbi faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.”
Artinya: “Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberikan ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat.”
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah