JP Radar Kediri - Stylist artis, Wanda Harra belakangan ini viral dan menarik perhatian banyak orang.
Hal ini berawal dari penampilannya yang dinilai kontroversial ketika menghadiri sebuah acara kajian.
Sebelumnya diketahui bahwa Wanda menghadiri kajian ustad Hanan Attaki bersama para selebriti yang kala itu menggunakan pakaian tertutup hingga cadar.
Sontak hal ini membuat geger jagad maya. Pasalnya diketahui bahwa Wanda adalah transgender.
Hal ini membuat perdebatan dan banyak orang menilai bahwa perbuatan tersebut tidak pantas dan bukan mahramnya.
Tak sedikit pula yang menganggap Wanda yang memiliki nama asli Irwansyah tersebut telah mempermainkan agama. Pasalnya, di dalam agama tidak ada jenis kelamin ketiga.
Menanggapi hal ini, pihak panitia kajian pun memberikan tanggapannya. Terlihat di akun @ayah_amanah dalam salah satu postingannya terlihat ungkapan minta maaf dikarenakan panitia penyelenggara tidak tahu bahwa sosok di balik cadar tersebut adalah Wanda Harra.
"Menanggapi hal yang sedang viral, mohon maaf ketika acara berlangsung. Kami sebagai panitia dan ustad Hanan Attaki tidak mengetahui siapa di balik cadar. Kami baru tahu jika sosok tersebut adalah laki-laki,” tulis akun Instagram @ayah_amanah.
Pihak panitia juga menyatakan, selama acara berlangsung, Wanda tidak bercampur dengan jamaah wanita lainnya. Wanda diketahui juga tidak menggunakan toilet khusus perempuan.
"Setelah kami telusuri, dia duduk di pojokan shaf perempuan, bukan dihimpit (membaur) di tengah-tengah peserta perempuan,” jelas pihak panitia.
Hingga Senin, 22 Juli 2024, fashion stylist tersebut mengunggah video klarifikasinya yang berisikan minta maaf atas perbuatan yang ia lakukan.
"Saya Wanda Harra dari hati yang paling dalam mohon maaf atas sebesar-besarnya atas kegaduhan ini dalam kajian yang diselenggarakan oleh ustad Hanan Attaki kemarin," ujar Wanda Harra dalam video diunggah di akun Instagram @wanda_haraa.
Wanda juga minta maaf ke teman-temannya yang ikut terbawa ke dalam permasalahan ini. Dia pun mengucapkan terima kasih ke pihak-pihak yang telah memberikan masukan sekaligus mengingatkannya.
"Terima kasih, terima kasih sudah mengingatkan saya. Ini karena kurangnya ilmu saya sehingga saya tidak berpikir panjang dalam bertindak," terangnya.
Namun, permintaan maaf pun sepertinya tidak meluluhkan hati para netizen. Dilansir dari jawapos.com pria bernama Muhammad Rizky Abdullah melaporkan Wanda di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (24/7).
Laporan tersebut diberikan atas dugaan penistaan agama, imbas dari memakai cadar di kajian ustad Hanan Attaki.
Laporan tersebut pun diterima Bareskrim Polri dengan laporan Polisi Nomor LP/B/VII/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI, tanggal 24 Juli 2024. Wanda disangkakan pasal 156 a KUHP.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah