Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

6 Bahaya Kebanyakan Tidur atau Oversleeping yang Harus Kamu Hindari

Redaksi Radar Kediri • Jumat, 21 Juni 2024 | 21:25 WIB
Ilustrasi orang kebanyakan tidur
Ilustrasi orang kebanyakan tidur

JP Radar Kediri - Tidur adalah kebutuhan mendasar manusia yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan secara keseluruhan.

Di sisi lain, tidur berlebihan atau oversleeping bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Media ini akan membahas berbagai dampak negatif oversleeping terhadap tubuh dan pikiran kita.

1. Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Penelitian menunjukkan bahwa tidur setidaknya 9-10 jam setiap malam dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Orang yang tidur terlalu lama cenderung memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol yang lebih tinggi.

Itu merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Selain itu, terdapat hubungan antara tidur berlebihan dan peningkatan risiko stroke.

2. Obesitas

Tidur berlebihan dapat menyebabkan peningkatan lemak dan berat badan. Fenomena ini terjadi karena pola makan tinggi serat dapat mengubah metabolisme usus, membatasi aktivitas fisik dan memengaruhi perilaku makan.

Orang yang tidur dalam waktu lama sering kali merasa lelah dan rendah energi, sehingga sulit melakukan aktivitas fisik yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

3. Diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Tidur dalam jangka panjang dapat memengaruhi sensitivitas insulin dan regulasi gula darah, yang keduanya merupakan faktor penting dalam perkembangan diabetes.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memantau durasi tidur yang tepat guna mengendalikan risiko penyakit ini.

4. Gangguan Jiwa

Selain itu, oversleeping mungkin berdampak negatif pada kesehatan mental. Tidur selalu dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan serangan jantung.

Orang yang tidur berlebihan sering melaporkan perasaan lelah dan kurang produktif. Itu dapat memperburuk kondisi mental mereka. Selain itu, oversleeping juga dapat mengganggu ritme sirkadian yang memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati dan tingkat energi.

5. Masalah Otak

Tidur membutuhkan waktu yang lama untuk mempengaruhi fungsi kognitif dan memori. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa oversleeping dapat menyebabkan hilangnya fungsi kognitif dan meningkatkan risiko gangguan ringan.

Ini mungkin terjadi karena tidur berlebihan dapat mengganggu pola tidur normal dan mengurangi kualitas tidur yang penting untuk proses pemulihan dan konsolidasi memori.

6. Sakit Kepala dan Nyeri Punggung

Orang yang tidur terlalu sering mengalami sakit kepala dan nyeri punggung. Tidur yang berkepanjangan dapat menyebabkan otot dan sendi ketegangan  yang dapat memengaruhi fisik tubuh.

Selain itu, pola tidur yang tidak teratur dan kualitas tidur yang buruk dapat memicu sakit kepala.

7. Penurunan Kualitas Hidup

Oversleeping dapat mengakibatkan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan. Mereka yang kurang tidur mungkin merasa malas dan tidak termotivasi di siang hari. Itu dapat berdampak negatif pada produktivitas dan kehidupan mereka.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bahaya #penyakit #kesehatan #oversleeping