Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

5 Tips Menerapkan Metode Montessori di Rumah untuk Kembangkan Potensi Anak

Rekhanatul Imbadiyah • Jumat, 10 Mei 2024 | 18:09 WIB
Ilustrasi bermain dengan anak
Ilustrasi bermain dengan anak

JP Radar Kediri – Bagi orang tua yang memiliki anak usia dini, mungkin sudah familiar dengan metode Montessori. Metode yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori ini dikenal juga sebagai metode pola asuh anak usia dini.

Pada prinsipnya, Montessori ini lebih membebaskan anak untuk mengembangkan dirinya secara mandiri. Metode ini memberikan dampak positif dalam tumbuh kembang anak, khususnya bisa melatih anak lebih percaya diri dan mandiri.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut 5 tips sederhana untuk menerapkan metode Montessori saat di rumah:

1. Ajukan pertanyaan yang menggugah pikiran anak

Melalui metode Montessori imajinasi anak didorong agar berkembang lebih maksimal. Orang tua dapat memfasilitasi anak untuk menstimulus imajinasinya dengan memberikan beberapa pertanyaan dalam kegiatan yang menyenangkan.

Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan adalah mengajak anak mengarang cerita. Saat itu berikan pertanyaan seperti apa kelanjutan cerita selanjutnya yang dia inginkan. Hal tersebut akan melatih daya imajinasi anak.

2. Mendorong konsentrasi anak

Konsentrasi menjadi hal penting yang harus dimiliki anak. Hal ini juga akan menunjang kegiatan akademik anak kelak.

Sayangnya, penggunaan gadget saat ini membuat anak semakin sulit untuk konsentrasi. Anak lebih mudah terdistraksi oleh banyaknya pilihan hiburan yang ada di gadget.

Melatih konsentrasi anak bisa dilatih dengan mengajaknya melakukan kegiatan sampai tuntas. Seperti ajak anak untuk membersihkan permukaan rata seperti meja atau cermin sampai benar-benar bersih.

3. Putar mainan yang ditampilkan

Seringkali, saat anak mempunyai banyak pilihan mainan dalam satu waktu membuatnya bingung memilih dan cepat bosan. Oleh sebab itu, memilah dan membatasi beberapa mainan untuk diberikan dapat membantu anak lebih fokus.

Mainan yang diputar membantu menarik minat dan imajinasinya. Dengan memutar maianan, orang tua dapat secara teratur mengeluarkan mainan “baru” untuk dinikmati balita.

Saat pilihan yang ditawarkan terbatas pada beberapa mainan, orang tua juga bisa segera mamanau mainan apa yang paling digemari oleh anak.

4. Pembelajaran langsung

Salah satu metode yang  digunakan dalam metode Montessori adalah pembelajaran langsung. Alih-alih dengan hafalan atau semacamnya, anak lebih baik diajak belajar secara langsung.

Misalnya, dengan memberi tahu ukuran benda yang lebih kecil atau lebih besar. Anak bisa diajak untuk mencari daun, kerikil yang memiliki ukuran berbeda.

5. Berikan anak pilihan

Berada di sekolah yang menerapkan pembelajaran montessori, anak-anak disediakan lingkungan di mana ia bebas menentukan berbagai materi dan bahan ajar yang ingin ditampilkan. Seperti pembelajaran sensorik, bahasa, matematika, budaya, seni, musik dan kehidupan praktis.

Hal ini bisa melatih rasa percaya diri, mandiri dan menumbuhkan rasa tanggung jawab anak. Di rumah hal ini juga bsia diterapkan pada kegiatan sehari-hari.

Seperti letakkan pakaian pada lemari yang bisa dijangkau anak, dan minta anak memilih sendiri pakaian yang ingin ia kenakan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#potensi anak #tips #orang tua #metode montessori