JP Radar Kediri - Sosok Jerome Polin saat ini tengah ramai diperbincangan di media sosial. Ini berkaitan dengan kegagalan timnas Indonesia untuk melaju ke final Piala Asia U-23 2024.
Kekalahan tim asuhan Shin Tae-yong ini terjadi pada laga Indonesia vs Uzbekistan U-23 di laga semifinal pada Senin (29/4). Indonedia dikalahkan 2-0 di Abdullah bin Khalifa Stadium, Qatar.
Meski demikian, tim Garuda Muda masih bisa melaju ke Olimpiade Paris 2024 jika bisa memenangkan pertandingan melawan Irak pada Kamis (2/5/2024).
Lalu, apa sebenarnya hubungan kekalahan Timnas Indonesia dengan Jerome Polin?
Kreator konten yang ahli di bidang matematika ini disebut-sebut menjadi penyebab kekalahan Indonesia yang gagal masuk final Piala Asia U-23 2024.
Kok bisa?
Hal ini bermula dari postingan Jerome Polin di instastory akun Instagramnya yang memberikan reaksi saat menonton tayangan ulang timnas Indonesia melawan Korea Selatan, Jumat (26/4).
Saat itu, Indonesia menang melalui adu tendangan penalti dengan skor 11-10. Sebelumnya, di waktu normal, kedua tim bermain imbang 2-2.
“Gilaakk barusan nonton replay dan highlightnya deg degan pol!! Buangga timnas Indonesia mainnya bagus banget. Let’s Go Final,” tulis Jerome Polin di instastory IG pribadinya.
Postingan tersebut justru menjadi bulan-bulanan netizen. Mereka menganggap bahwa Jerome memberikan reaksi berlebihan. Terutama karena hanya menonton pertandingan secara siaran ulang saja.
Netizen beranggapan bahwa Jerome hanya fomo atau mengikuti tren saja dan tidak mengikuti pertandingan Piala Asia U-23 selama ini.
Hal ini membuat selebgram tersebut menjadi trending topic bersama wasit Shen YinHao asal China yang juga ramai dihujat netizen.
Saking ramainya, nama Jerome Polin trending topik di jejaring X yang telah disebut hingga 83 ribu kali.
Mereka menganggap Jerome menjadi pembawa sial terhadap sesuatu yang didukungnya. Netizen menyebutnya dark system.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah