KEDIRI, JP Radar Kediri- GenZ turut menjadi penyumbang meningkatnya partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri mengklaim partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi tahun ini mencapai 87,6 persen.
“Kalau dari 2019 naiknya lumayan signifikan. Kemarin di 2019 di angka 84 persen,” ujar Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Moch. Wahyudi.
Adapun penghitungan persentase partisipasi masyarakat itu dilakukan dengan melihat tingkat kehadiran di tempat pemungutan suara (TPS). Jika dibandingkan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kota Kediri sebanyak 233.962 orang. Kehadiran masyarakat diklaim cukup tinggi.
“Kalau melihat struktur DPT kita, itu milenial dan Gen Z ada di angka 46 persen. Jadi sepertinya supporting dari mereka juga sangat signifikan dari tingkat kehadiran mereka,” paparnya.
Tingginya partisipasi masyarakat itu menurutnya didukung oleh upaya sosialisasi. Baik dari penyelenggaran pemilu maupun peserta pemilu. Dia mencontohkan, program kerja dari peserta pemilu cukup banyak yang tersampaikan. Khususnya terhadap pemilih muda atau yang termasuk kategori GenZ. “Terutama capres dan cawapres itu selalu disosialisasikan,” lanjutnya.
Selain itu, upaya sosialisasi dari KPU juga dianggap cukup berdampak meningkatkan partisipasi masyarakat. Salah satunya dalam bentuk debat pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden.
“Terutama saat debat pasangan calon itu kan respons masyarakat sangat signifikan,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah