KEDIRI, JP Radar Kediri – Emas kembali menjadi primadona investasi masyarakat Kota Kediri. Minat yang tinggi tercermin dari menyalakan harga yang signifikan dan volume penjualan mencapai ratusan gram setiap harinya di sejumlah gerai penjualan emas.
Asisten Manajer 1 Pegadaian Area Madiun, Lutfi Wihanarko, menyebut antusiasme masyarakat terhadap lonjakan emas pascapandemi dan semakin menguat tahun ini.
Baca Juga: Sambut Nataru, Okupansi Hotel di Kediri Masih Lesu
“Tahun lalu harga emas sekitar Rp 1,2 juta- Rp 1,3 juta per 10 gram, tahun ini tembus sampai Rp 2,5 juta,” jelas Lutfi yang wilayah kerjanya juga mencakup wilayah Kediri.
Tren ini juga didorong oleh kondisi harga global dan kesadaran masyarakat untuk menyimpan aset. Lutfi mengungkapkan, transaksi harian di Kediri terbilang tinggi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tinggi di Angka Rp2,4 Juta per Gram, Ini Rinciannya
“Di hari biasa, emas yang terjual bisa 300-400 gram. Ketika harganya naik signifikan, bisa mencapai 800 gram per hari,” bebernya. Fenomena ini, menurutnya, juga dipicu oleh rasa Fear of Missing Out (FOMO) atau kekhawatiran ketinggalan tren di kalangan masyarakat.
Meski permintaannya tinggi, Lutfi memastikan stok emas di PT Pegadaian aman dan tidak terjadi kelangkaan.
Baca Juga: Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 Hari Ini, Ada yang Turun
"Kami di Pegadaian sudah memiliki anak perusahaan Galeri 24, kami bisa produksi sendiri," tandasnya. Kehadiran lini produksi mandiri ini membuat pasokan tetap terjaga meski permintaan terus meningkat.
Tren ini menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat terhadap pelestarian nilai aset, dari instrumen konvensional ke logam mulia yang dianggap lebih stabil di tengah gejolak ekonomi.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian