Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sambut Nataru, Okupansi Hotel di Kediri Masih Lesu

Diana Yunita Sari • Selasa, 9 Desember 2025 | 16:29 WIB

MASIH SEPI: Seorang resepsionis hotel penuh ramah melayani tamunya.
MASIH SEPI: Seorang resepsionis hotel penuh ramah melayani tamunya.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Industri perhotelan di Kota Kediri belum mencatat geliat signifikan jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Biasanya, periode akhir Desember identik dengan lonjakan permintaan. Namun data pemesanan kamar di sejumlah hotel hingga minggu pertama bulan ini masih tergolong datar. Dan cenderung lesu.

Manager Citihub Hotel Kediri, Wisnu Tri Handika, mengatakan grafik pemesanan untuk Nataru belum menunjukkan tren positif. "Angka pemesanan masih belum terlihat, masih terlalu jauh. Mungkin nanti satu minggu sebelum libur baru mulai terlihat," ujarnya.

Sejauh ini, hotel masih mengandalkan tamu korporat sebagai tulang punggung utama. Hotel dengan 59 kamar ini mengandalkan tamu bisnis dengan okupansi harian rata-rata 70%.

Untuk menyambut Nataru, pihaknya mempersiapkan dekorasi bertema perayaan dan paket food & beverage khusus. Strategi harga juga disiapkan dengan kenaikan tarif kamar sekitar Rp 50 ribu hingga Rp150 ribu dari harga normal.

Kondisi serupa juga dilakukan Hotel Jamboo. Manager Lilik Hermanyu mengatakan, hingga saat ini, belum ada intensitas reservasi yang berarti. "Sampai saat ini belum ada intensitas reservasi," katanya. Hotel dengan 45 kamar yang memiliki okupansi harian 60% ini justru mengalami pola unik di Nataru tahun lalu, di mana 90% tamu berasal dari walking guest atau tamu yang datang langsung tanpa reservasi sebelumnya.

Lilik mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk cuaca, preferensi wisatawan yang memilih destinasi luar kota, dan persaingan ketat dari maraknya hotel baru serta homestay dengan harga lebih kompetitif.

"Event-event seperti vespa, karate, itu sangat berpengaruh terhadap okupansi," tambahnya, menekankan bahwa acara berskala besar lebih berdampak ketimbang libur umum.

Menyikapi kondisi ini, Hotel Jamboo memilih untuk tidak menaikkan tarif kamar selama Nataru dan berfokus pada peningkatan kebersihan serta pelayanan untuk menarik tamu spontan. Kenaikan harga baru akan diberlakukan pada momen Lebaran. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#kabupaten kediri #kediri #natal dan tahun baru #hotel #okupansi hotel #nataru #kota kediri