Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sosok Krisna Aji Satria, Atlet Termuda Kota Kediri di Ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024

Emilia Susanti • Senin, 1 Juli 2024 | 19:24 WIB

 

Photo
Photo

JP Radar Kediri - Krisna menjadi salah satu atlet dari cabang olahraga (cabor) angkat berat yang akan melenggang ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024. Menariknya, Krisna menjadi yang atlet termuda dari Kota Kediri. Terlebih lagi, ajang ini menjadi ajang tertingginya selama menjadi atlet angkat berat.

Pemuda yang tinggal di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri ini tak menyangka bisa lolos Pra-PON Aceh-Sumut 2024. Padahal, dia baru pertama kali mengikutinya. Apalagi, dia mengalami situasi yang berat sebelum tampil. “Saya sempat sesak napas. Ada asam lambung,” kenang pemuda 21 tahun tersebut.

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini mengungkapkan, sebelumnya dia tidak mengetahui penyebab sesak napas yang dialaminya. Tetapi, setelah memeriksakan diri ke dokter, baru diketahui penyebabnya adalah asam lambung.

“Saya kan tanding jam tiga sore. Waktu makan siangnya itu, saya makan pedas, makan sambel ijo,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dirinya bersyukur tetap bisa lolos dalam Pra-PON. Menariknya, dia tak akan sendirian. Bima Aji Ramadani, kakak keduanya juga akan melenggang ke PON XXI Aceh-Sumut 2024. Namun, dari cabor yang berbeda. Yakni angkat besi. “Ya kakak sering kasih motivasi,” katanya saat ditemui kemarin.

Ternyata, kakak keduanya yang membuatnya terinspirasi menjadi atlet. Mulanya, dirinya sering diajak pergi latihan saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Oleh kakaknya, Krisna hanya diminta untuk melihat latihan. Lama-lama, dia pun tertarik dan mencoba berlatih.

Namun, ternyata dia kurang moncer di angkat besi. Lalu, pelatih angkat berat pun menariknya. Betul saja, dirinya bersinar ketika di cabor tersebut. Lucunya, salah satu hal yang membuatnya ingin menjadi atlit adalah karena uang saku.

“Ya dulu pengen karena dapat uang saku. Dulu itu awal masih dapat Rp 100 ribu,” kenangnya sembari menyebut dirinya mulai serius berlatih saat awal masuk SMP.

Beruntungnya, tak hanya uang saku yang membuatnya termotivasi menekuni angkat berat. Krisna sendiri mengaku nyaman bersama teman-teman latihannya. “Kebersamaannya itu,” ungkap pemuda yang kini menempuh sarjana di Universitas Kadiri (Unik) Kediri.

Kini, Krisna pun tengah fokus mempersiapkan diri untuk penampilan terbaiknya di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Dia tak mengharapkan banyak atas hasilnya nanti. Pasalnya, lawannya memiliki jejak prestasi yang lebih baik darinya. “Harapan saya dapat perunggu. Itu sudah bagus,” harapnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#cabor #atlet angkat berat #PON XXI 2024 Aceh Sumut #atlet #kota kediri