Hari Kopi Internasional Diperingati pada 1 Oktober 2026, Begini Perjalannya

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 15:55 WIB
ilustrasi hari kopi internasional
ilustrasi hari kopi internasional

JP Radar Kediri- Kopi tidak hanya dikenal sebagai minuman untuk menemani pagi atau mengusir rasa ngantuk. Bagi sebagian masyarakat, khususnya anak muda, minum kopi juga menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari mengerjakan tugas, berbincang dengan teman, hingga menghilangkan rasa stress atau budrek.

Kopi bukan hanya digemari anak muda, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian para petani dan pekerja di pedesaan. Di sela aktivitas seperti menanam padi dan bekerja di ladang, secangkir kopi kerap menjadi teman untuk melepas lelah sekaligus menemani mereka sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.

Setiap 1 Oktober, Hari Kopi Internasional diperingati di berbagai belahan dunia. Momen ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati secangkir kopi, tetapi juga untuk melihat bagaimana kopi telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, terutama di kalangan anak muda.

Baca Juga: Bersama BRI, Petani Kopi Asal Batang Sajikan Racikan Produk hingga Jangkau Pasar Dunia

Baca Juga: Lipsus Hari Buku Nasional (1) : Tren Kedai Kopi Sediakan Koleksi Buku, Tumbuhkan Gairah Literasi atau Cuma Pindahkan Ruang Baca?

Bagaimana perubahan konsep kedai kopi dalam menarik minat anak muda?

Indonesia memiliki beragam jenis kopi yang tersebar di berbagai daerah, masing-masing dengan karakter rasa dan cara penyajian yang khas. Seiring berkembangnya budaya ngopi, keberadaan kedai kopi pun semakin menjamur dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Tak hanya menawarkan beragam pilihan kopi, kafe, kedai, hingga warung kopi kini hadir dengan konsep dan suasana yang menarik untuk memikat minat anak muda.

Tempat-tempat tersebut tidak lagi sekadar menjadi ruang untuk menikmati secangkir kopi, tetapi juga menjadi tempat untuk berkumpul, berbincang, mengerjakan tugas, hingga menghabiskan waktu bersama teman.Bagi kalangan anak muda, kedai kopi bahkan kerap menjadi tempat untuk melakukan berbagai aktivitas. Tidak sedikit yang datang bukan hanya untuk menikmati minuman, tetapi juga mengerjakan tugas, berdiskusi, bertemu teman, atau menghabiskan waktu luang.

Siapa saja yang telah terlibat dalam produksi pembuatan kopi?

Perkembangan tersebut turut membuat pilihan minuman berbahan dasar kopi semakin beragam. Selain kopi hitam, masyarakat kini dapat menemukan berbagai olahan seperti kopi susu, es kopi, hingga minuman kopi dengan berbagai perpaduan rasa.

Namun, di balik kebiasaan menikmati secangkir kopi, terdapat perjalanan panjang yang melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, pengolah biji kopi, hingga pelaku usaha yang menyajikannya kepada konsumen.

Karena itu, Hari Kopi Internasional tidak hanya dapat dimaknai sebagai hari untuk menikmati kopi. Peringatan ini juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kopi sebagai salah satu komoditas yang memiliki hubungan dengan kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.

Selamat hari kopi sedunia!

Penulis: Jihan Najla Agustien

Kampus: Universitas Islam Tribakti Lirboyo

Editor : Shinta Nurma Ababil
hari kopi sedunia hari kopi 1 oktober kopi