Banyak yang meretas karir sebagai polisi karena cita-cita sejak kecil, atau dorongan orang tua. Tapi tidak dengan sosok ini. Dia justru menekuni korps Bhayangkara karena ingin mewujudkan ‘wasiat’ teman.
HILDA NURMALA RISANI, Kota, JP Radar Kediri
Ruangan kerja itu memang hanya 4 x 5 meter. Tapi isinya benar-benar ‘lengkap’. Satu set meja dan kursi kerja. Satu set lagi untuk terima tamu, serta ada yang untuk pertemuan.
Ada pula monitor. Yang menunjukkan kondisi lalu lintas di beberapa simpang empat.
Baca Juga: Dari Staf WO, Sosok Nur Karima Kini Jadi CEO untuk Bisnisnya Sendiri
“Saya sebenarnya (awalnya) tidak ada niat mendaftar polisi,” aku AKBP Kresno Wisnu Putranto, yang sejak 30 Juli lalu jadi Kapolresta Kediri.
Berceritalah Wisnu tentang kisahnya. Ketika dia gagal di tes pertama. Sementara, teman karibnya yang juga mengikuti seleksi lulus hingga pantukhir. Fase pemantauan akhir sebelum dinyatakan diterima.
Wisnu, sebenarnya, menyikapi kegagalan itu dengan lapang dada. Dia memutuskan tak akan mengikuti tes serupa tahun berikutnya. Memilih mendaftar di kampus non-negeri. Mengambil jurusan kompeterisasi akuntasi.
Hanya, takdir tak bisa dihindari. Ada peristiwa kelam menjelang perpisahan sekolah. Karibnya yang hampir diterima itu terlibat kecelakaan dan meninggal.
Baca Juga: Sosok Amiruddin Sholeh Atlet Cerebral Palsy yang Menjuarai Berbagai Nomor Atletik
“Setelah itu saya ingat dia pernah berkata dengan serius, bahwa di antara saya dan teman saya itu harus ada yang jadi polisi,” kenangnya.
Pesan itu terus terngiang. Setahun kuliah di Binus University, pada 2003, dia kembali mengikuti seleksi. Di percobaan kedua inilah keinginan temannya terwujud.
“Orang tua saya sebenarnya justru tidak membolehkan (daftar polisi). Di kesempatan pertama saya juga tidak izin ke orang tua. Baru ketika dua kali saya berpamitan,” imbuhnya.
Ketika lulus, pada 2006, tugas pertamanya adalah luar Jawa. Ini yang membuat bapak tiga anak ini kaya pengalaman.
Uniknya, sepanjang karir lapangannya, dia tak jauh dari aksi-aksi penindakan. Pernah di reserse kriminal maupun reserse narkoba.
“Selama berdinas saya memang paling banyak bertugas di bidang reserse,” ujar pria kelahiran tahun 1984 itu.
Karirnya di kepolisian jatuh di Polda Kalimantan Timur. Menjadi Kepala SPKT Polres Bontang. Juga, sebagai Kanit Idik II Satreskrim Polres Bontang.
Setelah itu, pada 2010, menjabat Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Bontang. Sebelum ditempatkan di Polres Kutai Kartanegara menjadi Kapolsek Teluk Dalam dua tahun kemudian.
sBaca Juga: Pernah Bertugas di Bareskrim Kini AKBP M. Wahyudin Latif Pimpin Polres Kediri, Begini Sosoknya
Wisnu mempercakap kemampuan dengan menempuh Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian. Setelah lulus pada 2015 dia ditugaskan di Polda NTT. Menjadi Panit 2 Punit 1 Subdit 1 di ditreskrimum.
Setelah itu dia balik ke Jawa, di Polda Metro Jaya. Menduduki beberapa jabatan strategis. Seperti Panit 1 Punit 3 Subdit 2 di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Juga kasatreskrim Polres Kepulauan Seribu, Panit 1 Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, serta Kasatresnarkoba Polres Tanggerang Selatan.
Karirnya di reserse narkoba membuatnya kaya pengalaman. Pada 2019, dia menjabat Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Panit 1 Bakwa Sidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Panit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Hingga jadi analis kebijakan pertama Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
“Pada 2018 saya memimpin pengungkapan 21 kasus narkotika dengan 24 tersangka. Termasuk pengungkapan kasus heroin pertama sejak berdirinya Polres Tanggerang Selatan pada 2015,” beber bapak dari tiga anak itu.
Ya, dia berhasil membuka jaringan sabu asal Malaysia dengan nominal lebih dari Rp 3 miliar. Menyita 2,5 kilogram sabu, ratusan butir ekstasi, dan pil happy five.
Penangkapan-penangkapan kakap juga mewarnai perjalanan dinasnya. Seperti pengungkapan 1,2 ton sabu-sabu di Aceh, bersama satgas merah putih.
Suami Syarifah Madina ini benar-benar sosok yang haus ilmu. Pada 2022 dia bersekolah lagi. Mengikuti Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Polri Dikreg ke-26.
“Selepas pendidikan tersebut saya dipercaya mengemban jabatan di Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Mulai dari Pamen Divpropam Polri, PS Kasubagren Bagren Divpropam Polri hingga terakhir menjabat sebagai Kasubag Sunda Bagren Divpropam Polri,” pungkasnya.
Baca Juga: Sosok Vinanda, Perempuan Muda Inspiratif yang Berkontribusi di Dunia Sosial
Kini dengan bekal pengalaman panjang di bidang reserse, pemberatasan narkotika, pembinaan organisasi serta pengawasan internal Polri, AKBP Kresno Wisnu Putranto siap mengemban amanah sebagai Kapolres Kediri Kota. (fud)
Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri