KEDIRI, JP Radar Kediri - Waru Turi Fun Run 2026 tak hanya menyisakan cerita menarik dari para runners.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang lintasan yang dilewati runners pun punya andil. Seperti yang dilakukan guru dan siswa di SDN Jabon 2 ini.
HILDA NURMALA RISANI, Kabupaten, JP Radar Kediri
Bagi runners yang ikut Waru Turi Fun Run 2026, melewati jalanan di depan SD Negeri Jabon 2 memiliki kesan spesial.
Barisan siswa berseragam, ditemani beberapa guru mengacungkan poster. Juga menyoraki, memberi semangat, mereka yang terlihat ngos-ngosan dalam berlari.
Baca Juga: Pertama Ikut Ajang Internasional, Karateka Muda Kota Tahu Bawa Pulang Medali Emas
Ya, guru dan siswa SDN Jabon 2 yang terletak di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ini jadi bagian event yang digelar oleh JP Radar Kediri dan Perum Jasa Tirta ini. Menjadi cheering, juru sorak.
“Awal mulanya adalah pihak panitia memberikan lima poster untuk digunakan saat cheering,” ujar Luvita Tri Mulyaningsih, guru kelas 5 SDN Jabon 2.
Saat diberi poster tersebut pihaknya langsung memikirkan sesuatu. Ya, poster yang diberikan hanya lima. Namun, peserta yang akan berlari ada ribuan. Tentu tidak akan sebanding jumlahnya.
Selain tidak sebanding dari segi jumlah, juga tidak akan seru pelaksanaannya karena orangnya hanya sedikit.
Tak berpikir lama, perempuan yang akrab disapa Vita itu langsung memberikan pengumuman ke siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 untuk membuat poster penyemangat kepada pelari.
“Sabtu siang saya informasikan kepada anak-anak untuk membuat. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dan tidak merasa keberatan meskipun saya umumkan H-1 hari,” imbuh guru yang sudah berdinas selama 7 tahun itu.
Diakuinya ide itu spontan muncul dari otaknya. Itu karena melihat potensi anak-anak kelas 4 sampai 6 yang mayoritas juga pandai dalam membuat poster-poster tulisan tersebut.
Bahkan, mereka memanfaatkan bahan yang ada di sekitarnya. Mulai dari kardus bekas, styrofoam hingga kertas gambar. Termasuk penggunaan alat warna kayu dan spidol.
Anak-anak pun diberi kebebasan dalam menuangkan ide-ide kreatifnya itu. Tingginya antusias siswa turut membuat orang tua terlibat dalam mempersiapkan poster-poster kecil yang berisi kata-kata penyemangat.
Baca Juga: Waru Turi Fun Run 2026: Rutenya Family Friendly, Warganya Super-heboh
“Orang tua juga ikut serta membantu anak-anak untuk membuat pegangan dari kayu atau bambu. Itu mereka lakukan supaya sang anak dengan mudah memegang poster tersebut,” tandasnya.
Ditanya terkait tema yang diangkat, perempuan domisili Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk itu mengaku tak ada tema khusus.
Dia hanya meminta kepada siswanya untuk menuliskan kalimat-kalimat yang pada dasarnya menunjukkan bahwa ‘Fun Run Seru’.
Tak heran kalimat-kalimat yang disajikan kemarin mampu menarik mata para runners. Seperti kalimat ‘Ayo Semangat Pasti Menang’, ‘Kata Mama Kamu Hebat’, ‘Sampai Finish Dapat Medali Emas’, ‘Ayo Lari, Ayo Sehat Sampai Garis Finish’, dan lain- lain.
Baca Juga: Waru Turi Fun Run 2026: Rutenya Family Friendly, Warganya Super-heboh
“Meskipun idenya spontan dan waktunya singkat. Hasilnya tidak mengecewakan sama sekali,” ujarnya sembari menyebut anak-anak membuat poster sepulang sekolah dan diperkirakan selesai hanya dalam waktu 2 sampai 3 jam saja.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, tak hanya siswa yang antusias berteriak memberikan semangat kepada pelari.
Gurunya pun terlihat semangat sekali memandu muridnya untuk menunjukkan karya poster terbaiknya.
“Anak-anak sangat antusias untuk menyemangati peserta fun run. Guru-guru SDN Jabon 2 juga tidak mau kalah dengan anak-anak yang ikut serta menyemangati peserta fun run. Kami sangat heboh memberi dukungan kepada peserta yang melintas,” paparnya dengan melempar senyum.
Baca Juga: Polresta dan Polres Kediri Dukung Penuh Waru Turi Fun Run 2026
Lebih lanjut dia menjelaskan, para pelari juga terlihat bersemangat ketika mendapat semangat dari anak-anak.
Mereka menyempatkan mengambil gawai lalu mendokumentasikannya sembari berlari. Tak jarang juga mengulurkan tangan sembari melempar senyum kepada para siswanya itu.
Tentu ini memberikan kesan tersendiri bagi dirinya sebagai guru maupun siswanya. Jarang sekali mereka dilibatkan dalam event besar yang mampu menumbuhkan rasa persaudaraan itu.
Ya, kegiatan ini bukan hanya tentang berlari. Tetapi tentang membangun semangat sportivitas, kekompakan, dan kebahagiaan bersama.
Baca Juga: Waru Turi Fun Run Dimulai! Wabup Dewi Hadir Beri Semangat Ribuan Runners
“Event Waru Turi Fun Run menjadi ajang yang sangat positif untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat hidup sehat serta memperkuat rasa persaudaraan antar peserta. Harapannya bisa menjadi kegiatan rutin yang dinanti setiap tahun. Serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga dan pola hidup sehat,” pungkasnya sembari menerangkan bahwa tahun depan dia bersama siswanya siap untuk terlibat menjadi cheering lagi.
Editor : Andhika Attar Anindita