JP Radar Kediri - Pemdes Srikaton rutin menjalankan program kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kegiatan kerja bakti menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara bergiliran di empat dusun yang ada.
Kerja bakti ini digelar setiap dua bulan sekali per dusun. Warga membersihkan area rumahnya masing-masing dan jalan-jalan desa. “Biasanya kami lakukan di hari Jumat atau Minggu, tergantung kesepakatan dusun,” ungkap Sekretaris Desa Srikaton Naza Wahyu.
Partisipasi warga dalam kegiatan ini dinilai tinggi. Menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan desa. Mereka aktif bahu membahu membersihkan lingkungan untuk menciptakan kawasan yang sehat dan nyaman dihuni.
Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan jalan, pemotongan ranting pohon yang mengganggu akses jalan, hingga membersihkan selokan. Jadwal pelaksanaan di setiap dusun berbeda. Dimulai pagi hari pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini berjalan atas dasar kesadaran penuh dari warga.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, Pemdes Srikaton juga memiliki agenda rutin dalam mencegah penyakit demam berdarah (DBD). Itu digencarkan melalui program juru pemantau jentik (jumantik).
Program ini dilaksanakan oleh kader jumantik yang secara berkala berkeliling ke rumah-rumah warga. Pemeriksaan jentik maksimal dilakukan sebulan sekali. Namun, frekuensinya ditingkatkan menjadi dua minggu sekali saat musim hujan tiba.
“Kegiatannya meliputi pemeriksaan kamar mandi, mengecek genangan air, dan pembagian obat jentik nyamuk,” jelasnya. Program ini bertujuan utama untuk menanggulangi penyebaran nyamuk DBD.
Tahun ini, desa sempat menemukan tiga kasus penyakit cikungunya. Kasus tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pelaksanaan fogging atau pengasapan. Tindakan fogging sendiri hanya dilakukan saat terjadi temuan kasus. Bukan sebagai kegiatan rutin.
Editor : Mahfud