Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kiprah Saiful Ali, Kepala MTsN 6 Kediri, Manfaatkan Teknologi Digital untuk Majukan Sekolah

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:49 WIB
Kepala MTsN 6 Kediri Saiful Ali (pegang mikrofon) bertekad memajukan sekolah dengan mengadopsi teknologi digital dalam pembelajaran.
Kepala MTsN 6 Kediri Saiful Ali (pegang mikrofon) bertekad memajukan sekolah dengan mengadopsi teknologi digital dalam pembelajaran.

Di Setiap Target Ada Doa dan Semangat Mewujudkan

 

Bagi Saiful Ali, target tak sekadar pencanangan tujuan yang akan dicapai. Ada hal lain yang membuatnya terpacu. Yaitu doa dan semangat mewujudkan.

 

Ruangan berukuran 6x5 meter itu sangat khas dan menunjukkan siapa penghuninya. Ada banyak buku yang bertumpuk-tumpuk. Juga, lemari kaca penuh dengan piala. Hasil dari kemenangan di berbagai ajang lomba.

Ya, ruangan ini adalah tempat Saiful Ali. Sosok yang merupakan kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kediri. Di ruangan itulah muncul ide-ide brilian. Ide untuk memajukan sekolah yang dia pimpin.

“Kebetulan saya ini senang membuat target. Karena dengan target akan ada doa dan semangat untuk mewujudkannya,” terang Saiful Ali.

Memang, lelaki berusia 47 tahun itu memiliki banyak target untuk kemajuan sekolahnya. Utamanya terkait teknologi digital. Sebab dengan perkembangan zaman yang canggih sudah tidak ada pembatas lagi antara manusia dengan dunia digital.

Tak heran beberapa program yang dibawanya juga berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital. Di antaranya yaitu pertama, manajemen digital perangkat pembelajaran guru (Madakaru).

Program ini diterapkan dengan memasukkan materi pembelajaran ke Google drive. Sehingga semua orang, termasuk kepala sekolah, bisa melihat materi yang disiapkan untuk diajarkan kepada siswa.

“Keduanya ada jurnal digital terkait kegiatan guru. Setiap guru yang mengajar bisa absensi di barcode yang ada di kelas,” jelas lelaki yang akrab disapa Saiful itu.

Tak cukup di situ saja, dia juga menerapkan sistem pembelajaran dengan menggunakan game. Game based learning ini diterapkan  agar siswa lebih semangat dan aktif dalam belajar. Penerapannya misalnya dengan meminta siswa membuat deskripsi terkait gambar yang disajikan. Apabila ada gambar candi maka siswa bisa membuat narasi sejarahnya.

“Meskipun memiliki program terkait digital kami juga tidak lupa branding sekolah kami yang berprestasi di bidang olahraga dan seni,” terang lelaki yang berdomisili di Kecamatan Kras itu.

Dia menjelaskan jika sekolahnya sudah menjadi langganan juara olahraga di beberapa bidang. Di antaranya yaitu voli dan cabang atletik. Sedangkan di bidang seni siswanya banyak menjuarai perlombaan menyanyi hingga kaligrafi.

‘“Kalau pelatihnya ada yang berasal dari luar sekolah. Ada juga dari gurunya sendiri,” ujar bapak dua anak itu.

Saiful menambahkan jika siswanya sering menjadi juara umum di lomba pramuka.

Untuk diketahui, lelaki yang menjadi guru di MTsN Kanigoro selama 19 tahun itu menekankan pada dua poin penting yaitu mendidik dan mengajar.

“Sebab setiap siswa memiliki kecerdasan. Dan guru harus bisa mengeksplorasinya,” ujarnya.

Terakhir, dia berpesan kepada semua termasuk guru dan siswa agar memiliki target. “Buatlah target karena di situ akan ada doa, effort, dan cita-cita,” pungkasnya.(*)

Editor : Mahfud
#MTSn 6 Kediri #target #doa