JP Radar Kediri - Setiap tahunnya, saat memasuki musim kemarau, jalanan Kediri menjelma seperti Jepang, negara bunga sakura. Ini berkat kehadiran bunga tabebuya yang bermekaran di sepanjang jalan. Bunga berwarna cerah seperti pink, kuning, hingga putih bak percikan warna yang menyulap kota menjadi musim semi ala Jepang. Jadi tak heran jika banyak yang menyebut tabebuya sebagai “Sakura-nya Indonesia”.
Tapi, sebenarnya apa sih bunga tabebuya itu? Apa yang membuatnya popular? Dan bagaimana kitab isa menikmati momen Kediri yang penuh bunga bermekaran ini secara maksimal? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Bunga Tabebuya Itu Apa Sih?
Memiki nama ilmiah Handroanthus, tanaman ini adalah jenis pohon berbunga yang berasal dari wilayah tropis Amerika Selatan, seperti Peru dan Brasil. Jadi tanaman ini bukan berasal dari Indoensia ya! Namun bunga tabebuya sangat cocok dan memang bisa ditanam di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, salah satunya di Kediri.
Ciri-Ciri Utama Bunga Tabebuya:
- Bunganya sekilas terlihat seperti terompet kecil dan tumbuh bergerombol di ujung ranting.
- Warna cerah menarik dan beragam, warna dari bunga tabebuya beragam, mulai dari kuning, pink, putih, hingga unggu.
- Tidak memiliki aroma yang khas, meskipun memiliki visual yang amat menarik, faktanya bunga ini tidak memilih aroma seperti bunga mawar atau Melati.
- Bermekaran pada musim kemarau, jika di Inonesia biasanya antara Juli hingga Oktober.
- Mudah rontok atau cepat berguguran, sayangnya bunga ini lebih cepat untuk gugur. Namun guguran bunganya dapat membentuk karpet bunga alami yang cantik dan fotogenik tentunya.
Baca Juga: Ini Alasan Batik Tulis Bermotif Bunga Cempakanya Asal Desa/Kecamatan Mojo Jadi Unggulan
Kenapa Menanam Bunga Tabebuya Jadi Pilihan?
Selain karen visualnya yang penuh daya tarik dan memperindah kota, pohon ini juga cukup tahan dengan cuaca panas, perawatannya tidak rumit, dan yang terpenting tidak merusak infrastruktur jalan karena akarnya tidak agresif. Berikut adalah beberapa manfaat tabebuya untuk kota:
- Selayaknya tumbuhan, tabebuya juga membantu menyerap polusi dan menghasilkan oksigen.
- Menjadi peneduh jalan, yakni sebagai kanopi yang lebat dan berbunga.
- Menambah daya tarik kota, yakni mempercantik pemandangan jalanan agar tidak hanya didominasi oleh aspal dan bangunan.
- Menjadi kebanggaan warga kota karena lingkungan yang indah dan menambah rasa nyaman.
Bunga tabebuya bukan seperti taman bunga yang bisa kamu kunjungi setiap saat. Keindahannya saat mekar hanya bisa kamu nikmati satu kali dalam setahun. Dan sekarang adalah saatnya, dimana dia melengkapi perjalanan kita menyusuri kota, baik berangkat ataupun pulang bekerja.
Penulis: Karunia Syifa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis