JP Radar Kediri - Kenyamanan masyarakat dalam berkendara sangat diperhatikan oleh Pemdes Batuaji. Oleh karena itu, mereka melakukan pembangunan sarana transportasi.
Salah satunya meningkatkan kualitas jalan. Pemdes Batuaji baru saja menggarap pengaspalan jalan di Dusun Batu Sari.
Jalan tidak merata membuat warga mengusulkan perbaikan pada musyawarah desa. Hal tersebut terealisasi menggunakan dana desa.
“Saat ini proses perbaikan sudah selesai jadi sudah bisa digunakan warga,” terang Kepala Desa Batuaji Makin Wahyudi.
Proyek itu bukan menggunakan aspal manual yang direbus. Namun menggunakan aspal hotmix. Dengan menggunakan aspal hotmix diharapkan jalan tidak mudah rusak.
Wahyudi mengatakan banyak warga puas akan aspal hotmix ini. Pasalnya, pengaspalan sebelumnya secara manual.
“Sebelumnya sudah pernah diaspal, namun banyak yang berlubang,” ungkapnya sambil menunjukkan hasil aspal hotmix.
Pengaspalan yang berada di tengah pemukiman itu sepanjang 500 meter dan lebar tiga meter. Pembangunan direalisasikan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK). “Karena harus menggunakan ahli, jadi tidak menggunakan padat karya,” terang Wahyudi.
Dusun Batu Asri melakukan pengaspalan sebagai langkah pemerataan jalan untuk akses utama warga dalam transportasi.
Mulai akses menuju jalan utama, pertanian, menempuh pendidikan hingga aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Pemdes Tanjung Kediri Permudah Transportasi dengan Meningkatkan Kualitas Jalan Desa
Ini Sosok Kepala Desa Batuaji Makin Wahyudi yang Gemar Berolahraga
Sebagai kepala desa, Makin Wahyudi memiliki segudang kesibukan. Namun dia tidak lupa menjaga kesehatannya. Salah satunya dengan melakukan olahraga.
Tak sekadar menjaga kebugaran tubuh. Tapi juga bisa menambahkan keakraban dan menjaga interaksi antarwarga.
Hal itulah yang sedang digeluti suami dari Sri Mulyani semenjak menjabat orang nomor satu di Desa Batuaji.
“Selain itu juga karena faktor usia, semakin tua juga harus semakin harus menjaga kesehatan,” terang Wahyudi.
Dia menjelaskan alasannya lebih menggeluti olahraga badminton karena tidak perlu membutuhkan banyak orang.
Selain itu mayoritas warga Desa Batuaji, juga menyukai olahraga tersebut. “Nanti untuk ke depannya akan dipanggilkan pelatih agar dapat melatih anak-anak desa,” imbuhnya.
Dengan dipanggilnya pelatih, anak-anak nantinya tidak perlu jauh-jauh untuk berlatih. Selain itu, diharapkan dengan kegiatan tersebut membuat anak-anak Desa Batuaji terhindar dari hal-hal negatif.
Saat berolahraga, suasana lebih santai. Membuat momen yang tepat untuk saling berinteraksi dengan warga.
Badminton yang dilakukan di gedung olahraga desa. Ini memang rutin dilakukan oleh warga. Kegiatan tersebut dilakukan satu minggu sekali.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita