Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Alasan Tanaman Cabai Asal Desa Bobang, Semen, Kediri Banyak Diminati Petani

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 4 Maret 2025 | 04:46 WIB
Petani cabai di Desa Bobang, Kecamatan Semen panen.
Petani cabai di Desa Bobang, Kecamatan Semen panen.

KEDIRI, JP Radar Kediri -Warga Desa Bobang banyak yang mengandalkan sektor pertanian untuk menggerakkan roda perekonomian mereka.

Salah satunya dengan bercocok tanam bibit cabai. Para petani di sana bahkan selalu menjadi jujukan petani desa lain untuk membeli bibit cabai.

Seperti yang diterangkan Kepala Dusun Kembangan, Desa Bobang Basuki. Menurutnya, hampir 65 persen warganya menjadi petani cabai.

Tak ayal, desanya unggul dalam pembibitan cabai. “Beberapa desa sekitar Semen ambil bibitnya selalu di petani kami. Sehingga desa kami menjadi percontohan untuk pertanian cabai,” cerita Basuki.

Petani yang biasa mengambil bibit di Desa Bobang di antaranya berasal dari Desa Selopanggung, Kedak, hingga Pohsarang.

“Adapun memang di Dusun Kembangan pusat pembibitan dan pertanian cabe di Desa Bobang,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa cabai lokal di Desa Bobang cukup dikenal petani luar desa. Pasalnya memiliki ciri khas sendiri. Mulai dari bentuk yang lebih besar untuk cabai rawit.

Rasa pedasnya juga unggul dan bibit cabai lokal Bobang pun banyak yang memburunya. “Kita ada cabai lokal sendiri. Karena memang petani kita mengolah cabai mulai dari bibit hingga buahnya,” kata Basuki.

Setiap panen, para petani sudah tidak bingung untuk menjual hasilnya. Banyak tengkulak yang datang untuk langsung dibawa ke Pasar Grosir Ngronggo.

Bangun Poskesdes untuk Berikan Layanan Kesehatan Gratis 

Pemerintah Desa Bobang, Kecamatan Semen memiliki cara sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

Pemdes punya inisiatif mendirikan pos kesehatan desa atau disebut Poskesdes. Di sana Poskesdes dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

Poskesdes ini lokasinya berada satu atap dengan kantor desa. Terdiri dari dua ruangan. Ruang obat dan pemeriksaan jadi satu.

Lalu, ruang rawat inap berada di sebelahnya. Berbagai fasilitas pun telah disediakan di sana. Seperti kamar inap, peralatan kesehatan, dan obat-obatan.

Peralatan yang ada berupa timbangan, ranjang rawat inap, dan kursi roda. Ada pula tabung oksigen, peralatan tes gula darah, kolesterol, asam urat, serta alat infus.

“Fasilitas kesehatan ini ditujukan kepada masyarakat desa untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan yang selama ini dirasa sangat dibutuhkan oleh masyarakat Desa Bobang,” ungkap Kepala Desa Bobang, Kecamatan Semen Yatiran.

Poskesdes yang ada di sana berbeda dengan puskesmas pada umumnya. Di Poskesdes yang menangani pemeriksaan adalah bidan desa. Dengan adanya poskesdes tersebut masyarakat semakin terbantu untuk berobat.

Sriatun selaku bidan desa mengaku senang menjalani profesinya tersebut. Ia menuturkan bahwa kegiatan pemeriksaan rutinan sering diselenggarakan di desa dengan penduduk kurang lebih 4.000 jiwa tersebut. Tepatnya dua minggu sekali.

“Saya senang karena warga kalau berobat tidak dipungut biaya, sekalipun obatnya juga gratis,” tutur Sriatun.

Secara bergantian Sriatun dibantu dengan ibu-ibu posyandu. Mereka melakukan kegiatan pemeriksaan kepada warga terutama yang lanjut usia (lansia).

“Lansia kami periksa dua minggu sekali, dan bergantian dengan balita yang juga dilakukan dua minggu sekali,” ujar bidan berkerudung itu.

Sriatun mengaku bahwa poskesdes sekelas Desa bobang termasuk paling lengkap dalam hal peralatan dan obat-obatanya.

Ia berharap poskesdes di Desa Bobang ke depan bisa lebih maju dan terus berkelanjutan. Sehingga bisa meringankan masyarakat terutama yang kurang mampu.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#petani #kediri #pertanian #cabai #desa #semen