Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perempuan Asal Desa Banjaranyar, Kras, Kediri Ini Sukses Berbisnis Tanaman Hias 

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 21 Januari 2025 | 00:50 WIB
Usaha tanaman hias di Desa Banjaranyar
Usaha tanaman hias di Desa Banjaranyar

KEDIRI, JP Radar Kediri- Bisnis tanaman hias di Desa Banjaranyar banyak diminati orang. Tak jarang, pembelinya orang luar. Tak ayal, usaha tersebut turut mengenalkan nama desa lebih luas.

Usaha tersebut dijalankan oleh Santi. Dia telah cukup lama bergelut dengan bisnis tersebut. Tercatat, kini usahanya telah masuk usia 13 tahun.

Menurutnya, salah satu kunci sukses bertahan di dunia bisnis adalah ketelatenan. “Harus telaten,” ucapnya.

Selain itu, usaha tanaman hias tersebut dilandasi oleh rasa hobi. Dia memang cinta dengan aktivitas merawat tanaman.

Seiring waktu berjalan, kini Santi telah memiliki lima orang karyawan. Meski usaha rumahan namun setidaknya dia telah membantu menyerap tenaga kerja.

Hingga saat ini ada berbagai bunga yang dia jual. Antara lain bunga anggrek, tanaman penitian, hingga aglonema.

Menurut Santi, saat ini yang paling dicari pembeli adalah aglonema. “Ikut tren pasar. Sekarang yang paling ramai ya aglonema ini,” ujarnya.

Aglonema ada beberapa jenis. Yaitu aglonema hot lady, aglonema tiara, aglonema delia, serta aglonema suksom.

Perbedaan jenis aglonema ini juga memengaruhi harga yang ditawarkan. Untuk harga aglonema tiara berukuran 20 sentimeter (cm) harganya sekitar Rp 150 ribu.

“Yang paling mahal adalah aglonema suksom. Harganya mencapai Rp 800 ribu untuk ukuran 20 cm,” terangnya.

Usahanya tersebut telah menyasar luar kota. Antara lain Lamongan dan Tuban. Untuk benihnya, dia mendapatkan dari Kota Batu.

Bahkan ada yang dari Jawa Tengah. “Tidak tentu di mana saya bisa mendapatkan benih, bergantung keadaan,” ungkap Santi.

Dalam satu bulan, dia mengaku dapat meraup omzet hingga Rp 5-6 juta. Menurutnya, menjadi petani bunga bukan saja soal uang.

Tetapi juga membuat anak muda lebih produktif. Selain itu, secara tidak langsung dia turut menjaga kelestarian lingkungan.

 

Kepala Desa Banjaranyar Badrul Munir Jaga Kebugaran Badan dengan Olahraga Voli

Badrul Munir mengaku telah lama jatuh cinta dengan olahraga voli. Bahkan sejak masih SD. “Dulu sering turnamen voli. Jadi masih kebawa sampai sekarang,” ujar pria kelahiran 1972 tersebut.

Di usianya sekarang, dia masih sering bermain voli. Itu merupakan salah satu caranya untuk menjaga kebugaran. “Olahraga sangat penting bagi saya,” ucapnya.

Ayah dua putra ini juga menjadikan voli sebagai pelepas penat. Tak jarang dia melakoni hobinya tersebut bersama perangkat desa lainnya.

“Bermain voli juga merupakan salah satu pendekatan saya dengan warga,” ceritanya. Dia sering mengajak warganya untuk bermain voli.

Termasuk di dalam kegiatan-kegiatan sosial. Seperti perkumpulan acara keagamaan. “Dari sisi rohani ada siraman ceramah, dari sisi fisik ya harus olahraga,” pungkasnya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kras #kediri #tanaman hias #Banjaranyar #desa #bisnis