Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini yang Dilakukan Pemdes Susuhbango, Ringinrejo, Kediri untuk Mencegah Stunting

Habibaham Anisa Muktiara • Senin, 6 Januari 2025 | 16:46 WIB
Pencegahan stunting di Desa Susuhbango, Ringinrejo
Pencegahan stunting di Desa Susuhbango, Ringinrejo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemerintah Desa Susuhbango sangat peduli dengan kesehatan warganya.

Salah satunya terkait penanganan stunting. Kepedulian tersebut dengan mengadakan sosialisasi untuk ibu-ibu setempat.

Puluhan ibu-ibu rutin mengikuti sosialisasi pencegahan stunting di Balai Desa Susuhbango. Tak hanya edukasi.

Mereka juga diberikan asupan untuk menambah gizi anak masing-masing. Progam ini dilakukan dalam rangka mencegah stunting.

“Kami sosialisasikan agar ibu-ibu dan anak Desa Susuhbango terhindar dari stunting dan bergizi cukup,” ujar Kepala Desa Susuhbango Siswanto.

Ada 29 peserta yang rutin mengikuti sosialisasi tersebut. Menurut kades, dari total peseta yang ikut terbagi dalam tiga kategori.

Yaitu 9 ibu hamil, 10 ibu dengan anak di bawah umur tiga tahun, dan 10 ibu dengan anak di bawah umur lima tahun.

Dalam sosialisasi, bidan desa menerangkan pentingnya gizi yang cukup untuk anak dan ibu hamil.

Agar nantinya pertumbuhan dan kesehatan anak dan ibu selalu sehat. Sehingga, Desa Susuhbango terbebas dari stunting.

“Kami rencananya terus melakukan progam kesehatan ini,” terang Siswanto yang waktu itu memakai baju putih.

Menurut Siswanto, kebutuhan gizi ibu hamil dan anak umur lima tahun harus tercukupi. Ini dapat menciptakan generasi penerus yang sehat dan cerdas.

Kebutuhan gizi ini harus lengkap. Mulai dari protein dari hewani ataupun sayuran. Disarankan untuk anak tidak mengkonsumsi makanan instan. Untuk mendapatkan makanan dengan gizi seimbang tidak semua harganya mahal.

 

Dirikan BUMDes, Jual ATK hingga Digital Printing

Pemdes Susuhbango mendirikan badan usaha milik desa (BUMDes) di depan kantor desa. Hingga kini pengerjaan masih 40 persen. Target pembangunan bisa rampung satu bulan lagi.

Kasun Susuhbango Utara Imam Rokhani mengatakan bahwa nantinya BUMDes akan mengelola bisnis pertokoan.

Usaha utamanya menjual alat-alat perkantoran. Selain itu, ada sarana percetakan digital printing. Hal itu agar warga dapat mencetak kebutuhan banner, sticker, dan yang lain melalui BUMDes.

“Karena saya sering melihat warga mencetakkan banner ke daerah Kecamatan Kras, Ngadiluwih, hingga Tulungagung. Itu membuat mereka kerepotan,” kata pria berusia 55 tahun ini saat ditemui di depan proyek pembangunan gedung itu.

Selain itu, BUMDes juga menyajikan produk bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sehingga mereka mempunyai wadah untuk promosi. Proyek pembangunan gedung dikerjakan warga desa sendiri.

“Proyek ini dibiayai dana desa (DD), termasuk upah pekerjanya,” kata Imam. Bangunan yang dibuat dua lantai itu diharapkan dapat memutar roda perekonomian desa.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#ringinrejo #radar kediri #kediri