Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kreatif! Pengusaha Asal Desa Maesan, Mojo, Kediri Ini Kembangkan Produksi Ikan Lele Fillet

Habibaham Anisa Muktiara • Senin, 18 November 2024 | 03:07 WIB
KREATIF: Usaha pengolahan ikan lele fillet di Desa Maesan berhasil mengurangi angka pengangguran.
KREATIF: Usaha pengolahan ikan lele fillet di Desa Maesan berhasil mengurangi angka pengangguran.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Di Desa Maesan terdapat banyak peternakan ikan lele. Namun, ada satu pengusaha yang memiliki ide kreatif.

Orang tersebut adalah Ahmad. Ditangannya, ikan lele tersebut hanya dijual dagingnya saja alias fillet.

Tempat produksinya memang tidak terlihat dari luar. Salah satunya karena memasuki salah satu gang.

Namun, siapa sangka bila di balik lahan luas yang dikelilingi dinding beton itu terdapat pengolahan ikan lele fillet.

“Itu lelenya dibelah daging-dagingnya tanpa putus. Tapi tulangnya tidak dibuang. Kalo digoreng jadinya crispy,” terang pria yang akrab disapa Gus Ahmad tersebut.

Usaha tersebut telah berdiri sejak 2015 lalu. Dia mengutamakan mengambil bahan baku dari peternak lele lokal.

“Ikan lele kami ini bukan olahan ya, masih mentah. Hanya sudah kami belah dagingnya,” imbuhnya.

Adanya kegiatan produksi lele kupas belah ini merupakan hasil dari proses belajar. “Dulu ada permintaan, lalu kami belajar sampe pas. Bagaimana agar lele fillet ini tidak pisah dari tulangnya,” katanya.

Pengolahan tersebut berproduksi setiap hari. Lantaran tingginya permintaan, banyak orang yang dipekerjakan. Jumlahnya mencapai 25 karyawan.

Dia sengaja mencari pekerja dari warga lokal. Salah satu alasannya karena ingin mengurangi angka pengangguran di desanya.

“Tugasnya macam-macam. Mulai dari nyuci lele, memilah, belah, dan mengemas,” terang ayah empat anak ini.

Ikan lele kupas belah ini dipasarkan secara offline. Pelanggannya mayoritas restoran atau rumah makan.

Untuk pengiriman, mereka menggunakan mobil box freezer. Sehingga dagingnya bisa bertahan lama.

Dalam kondisi beku, ikan lele fillet tersebut mampu bertahan hingga dua bulan. Jangan khawatir, pihaknya selalu mencantumkan tanggal kedaluwarsa di setiap kemasan.

Dia berharap usahanya tersebut dapat memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Termasuk bagi santrinya agar semangat untuk memiliki usaha.

“Tidak ada yang sia-sia walaupun sempat mengalami tantangan saat awal membuka usaha ini,” tandasnya.

Bangun Pasar Desa sebagai Pusat Perputaran Rupiah

Perhatian Pemdes Maesan terhadap perekonomian warga cukup tinggi. Salah satunya dibuktikan dengan dibangunnya pasar desa.

Harapannya, pasar tersebut mampu menjadi pusat perputaran rupiah. Sehingga warga setempat dapat merasakan keuntungannya.

Kepala Desa Maesan Ahmad mengatakan jika keinginannya itu sudah muncul lama. Sejak dirinya menjabat sebagai kepala desa.

“Saya ingin perekonomian warga bisa terus tumbuh,” ungkapnya. Dia lantas memutar otak. Hingga akhirnya tekadnya bulat untuk mendirikan sebuah pasar.

Berada di sekitar lapangan desa, ada beberapa bangunan yang akan dibangun oleh pemdes. Yakni pembuatan balai pertemuan, ruko hingga pasar grosir.

Untuk ruko nantinya akan berada di seberang jalan. Sehingga dapat menutupi sisi lapangan. “Nanti jika ada pertandingan sepak bola, bisa disewakan lagi. Ini kan juga bisa jadi aset desa” jelasnya.

Untuk balai pertemuan memang sudah dibutuhkan oleh desa yang memiliki enam dusun tersebut.

Meski sudah ada ruang pertemuan di balai desa namun masih bangunan terbuka. Direncanakan balai pertemukan juga akan ada di sekitar lapangan desa.

“Kami masih punya tanah yang dapat dimanfaatkan,” jelasnya. Begitu juga dengan pasar grosir yang akan dibuat di sekitar lapangan.

Ahmad menjelaskan bahwa banyak dari warganya yang menjadi pedagang. Namun sebagian besar berbelanja di luar daerah.

“Saya melihat mereka (pedagang, Red) belinya di Tulungagung atau di Kota Kediri,” ungkapnya. Maka dari itu, dia ingin membuat pasar grosir di desanya sendiri.

“Tentu akan memudahkan warganya dan menggerakan warga desa yang lain untuk datang ke Desa Maesan,” tandas Ahmad.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #radar #kediri #produksi #mojo #pengusaha #ikan lele #kreatif #Maesan #jawa pos #fillet