KEDIRI, JP Radar Kediri- Untuk melengkapi sarana pendidikan anak usia dini (PAUD), Pemdes Mondo berinisiatif membangun gedung baru.
Dengan adanya bagunan tersebut, anak-anak menumpang lagi di gedung taman kanak-kanak (TK).
Kepala Desa Mondo Komarudin menyampaikan bahwa wujud kemajuan suatu desa juga bisa dinilai dengan kualitas sumber daya manusianya. Sehingga, sejak dini anak-anak sudah dikenalkan dengan dunia pendidikan.
Tidak hanya menjadikan anak semakin mandiri. Mereka juga menjadi lebih kreatif dan tidak malu untuk bersosialisasi sejak dini.
“Apresiasi kami terhadap kemajuan pendidikan di Desa Mondo sangatlah tinggi. Pasalnya saat ini minat warga untuk memasukkan putranya ke PAUD kian bertambah,” ujarnya.
Bahkan sebelum dibuka pendaftaran murid baru, banyak warga sudah antusias. Hal itulah yang mendorong pemdes untuk mengembangkan infrastruktur pendidikan di Desa Mondo.
Gedung PAUD Kelompok Bermain (KB) Bunga Mulia Desa Mondo dibangun menggunakan dana desa.
Gedung yang terdiri dari dua ruang kelas tersebut dilengkapi beberapa sarana bermain. Memang untuk alat peraga yang ada di KB Bunga Mulia belum banyak.
Secara bertahap, pemdes akan melengkapi fasilitas edukasi guna menunjang proses pembelajaran yang lebih baik.
Khoirun Nisa selaku guru sekaligus kepala PAUD menyampaikan lembaganya merupakan salah satu PAUD dengan murid terbanyak se-Kecamatan Mojo. Karena selain dari Desa Mondo, juga ada siswa yang datang dari luar desa.
“Kami di sini tidak hanya menampung siswa dari Mondo saja. Semua masyarakat dari luar desa yang ingin mendaftar juga kami persilahkan,” tuturnya.
Guru berusia 36 tahun itu mengaku senang dengan dibangunnya gedung baru KB Bunga Mulia oleh Pemdes Mondo. Selain lebih nyaman, anak didiknya juga belajar dan bermain dengan lebih leluasa.
Konsisten Kembangkan Industri Pembuatan Keripik Tahu
Usaha pembuatan keripik tahu yang digeluti Wijiati berawal dari pelatihan oleh pemdes. Usaha tersebut mulai aktif digelutinya sejak 2017 silam.
“Saya dapat dukungan dari desa. Karena itulah saya semakin optimistis dan termotivasi untuk menggerakkan usaha ini,” terangnya.
Selama ini, dia juga mendapat dorongan dari kepala desa untuk mengikuti pelatihan UMKM skala kabupaten.
“Kami selalu mengabari pelaku usaha yang ada di sini jika ada pameran,” imbuh Kepala Desa Mondo Komarudin.
Usaha dengan merek dagang Tahu Click Antik tersebut telah mempekerjakan empat karyawan. Mereka adalah kerabat dan tetangga sekitar.
Dukungan Pemdes Mondo terhadap pelaku usaha di desanya memiliki tujuan khusus. Yaitu agar pemilik home industri yang sedang berkembang memiliki jaringan yang luas.
Dulu kendala utama usaha ini adalah pemasaran. Memang usahanya tergolong baru, sehingga untuk jaringannya masih sedikit. Produknya pun saat itu belum terkenal.
Saat ini pemasaran yang dilakukan sudah merambah ke toko-toko sekitar desanya. Ada juga yang ditaruh di swalayan dan pusat oleh-oleh. Bahkan sampai ke daerah Jombang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah