KEDIRI, JP Radar Kediri- Berada di kaki Gunung Kelud, Desa Margourip memiliki banyak sumber mata air. Kondisinya relatif masih bagus.
Salah satu sumber tersebut diberinama Sendang Sulur Sewu. Lokasinya berada di tengah area persawahan.
Karena berada ditengah area persawahan, sumber satu ini masih terjaga keasriannya.
Oleh masyarakat, sumber tersebut dimanfaatkan untuk mengairi area persawahan.
“Sumber ini sangat memudahkan para petani,” jelas Kepala Desa Margourip Riadi.
Uniknya, tidak hanya kalangan petani yang datang ke sumber ini. Banyak juga warga lain yang menikmati keasrian sumber ini. “Banyak warga desa terutama anak-anak yang bermain di sini,” tutur Riadi.
Biasanya sumber tersebut ramai ketika akhir pekan. Bahkan, ada beberapa warga yang berjualan di sana.
Sehingga keberadaan sumber tersebut sangat berguna bagi masyarakat. Selain dapat mengairi area persawahan, juga memberi pemasukan warga.
Agar tetap terjaga keasarianya, pemdes memberikan perhatian pada sumber tersebut.
Salah satunya melakukan kerja bakti untuk melakukan pembersihan. Bahkan melakukan penanaman.
Di sekitar sumber terdapat berbagai jenis tanaman. Seperti dari pohon saman, pohon johar, dan pohon mahoni.
Selain itu banyak tumbuhan jenis lainnya yang membuat suasana di sana semakin sejuk.
Riadi menambahkan bahwa sumber ini bukanlah sumber utama. Ada lagi Sumber Lumbu. Jaraknya kurang lebih sekitar tiga kilo meter.
“Sumber ini juga lokasinya berada ditengah persawahan, jalannya masih berupa tanah,” kata Riadi.
Untuk pengunjung dari luar desa, kebanyakan mereka adalah pesepeda yang kemudian mampir disana.
Kondisi dan fungsi juga sama. Sumber Lumbu memiliki air yang jernih dan dimanfaatkan sebagai pengairan sawah.
Perbaiki Jalan Desa Sepanjang Ratusan Meter
Pemerintah Desa (Pemdes) Margourip sangat peduli dengan kenyamanan warganya. Tak terkecuali saat berkendara. Itu dibuktikan dengan upaya meningkatkan kualitas jalan desa.
Tahun ini Pemdes Margourip meningkatkan akses tranportasi di desanya. Pemdes melakukan rehabilitasi atau penguatan jalan.
Pembangunan jalan ini menggunakan dana bantuan keuangan khusus (BKK). “Rehabilitasi jalan ini menggunakan dana BKK,” jelas Kepala Desa Margourip Riadi.
Dia mengatakan bahwa jalan yang diperbaiki memiliki panjang 933 meter. Dengan lebar empat meter. Perbaikan jalan tersebut disambut baik oleh warga.
Bahkan dalam pengerjaannya tak terlepas dari peran warga sekitar. “Pengerjaan ini secara gotong-royong,” ucapnya.
Dengan adanya pembangunan ini, warga dapat merasakan manfaat dari penguatan jalan tersebut. Apalagi warga di sana sudah lama menunggu perbaikan tersebut.
Sebelum di perbaiki, warga harus berhati-hati dan memelankan laju kendaraan. Selain jalan tidak rata, banyak lubang yang menganga. Ketika hujan, jalannya jadi licin.
Namun sekarang sudah tidak lagi. Karena jalanya sudah mulus lagi. “Sekarang warga dapat berkendara dengan nyaman,” kata Riadi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah