Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Alasan Pemdes Karangtengah, Kandangan, Kabupaten Kediri Jaga Keasrian Sumber Kethek 

Habibaham Anisa Muktiara • Rabu, 23 Oktober 2024 | 02:53 WIB
ASRI: Kondisi sumber Kethek di Desa Karangtengah, Kandangan.
ASRI: Kondisi sumber Kethek di Desa Karangtengah, Kandangan.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Di Desa Karangtengah terdapat sebuah sumber yang masih asri. Lokasinya berada di Dusun Sarirejo.

Suasananya sejuk dan sangat rindang berkat banyaknya pepohonan besar yang tumbuh subur di sana.

“Air yang memancar dari sumber itu sebagian dialirkan melalui pipa ke permukiman warga,” jelas Hariyono sebagai Mangku di Pura Dusun Sarirejo.

Sumber tersebut bernama Sumber Kethek. Air dari sumber tersebut ada yang dialirkan ke pemukiman warga melalui pipa. Lalu, sebagian airnya ditampung di kolam dengan ukuran besar.

“Air dari kolam ini kemudian dialirkan ke parit yang tujuannya untuk irigasi persawahan,” imbuhnya.

Sumber air yang ada di sekitar persawahan itu beberapa berasal dari terowongan bawah tanah.

Dari terowongan itulah air mengucur deras. Selama ini warga menyebutnya dengan nama Gua Sumurup dan Gua Kethek.

Sumber Kethek ini dekat dengan sebuah pura yang bernama Pura Widya Brahma. Pura tersebut merupakan satu-satunya pura di Desa Karangtengah.

Di sana menjadi tempat penyimpanan benda kuno yang ditemukan di area sumber.

Sumber Kethek serta peninggalan bersejarah yang tersisa di sana begitu berharga bagi warga.

Sumber ini banyak dimanfaatkan sebagai sarana air bersih dan irigasi. Mereka ingin elemen-elemen itu tetap lestari.

Dikumpulkan kemudian diamankan sebagai sarana edukasi bagi generasi penerus.

 

Tekan Tingkat Pertumbuhan Penduduk dan Tren Nikah Dini

Desa Karangtengah didapuk menjadi Kampung Keluarga Berencana (KB). Program ini sangat mulia. Yakni menekan angka pertumbuhan penduduk dan tren menikah di usia dini.

“Pernikahan usia dini menjadi salah satu perhatian kami,” jelas Kepala Desa Karangtengah Sukarmanto Wijata.

Sukarmanto mengatakan meningkatnya kelahiran dan kecenderungan menikah di usia dini dulunya cukup tinggi.

Setelah dicanangkan sebagai Kampung KB dan gencar sosialisasi, warganya sedikit demi sedikit mulai tercerahkan.

“Kami mengajak masyarakat untuk membatasi kelahiran. Dengan begitu, kesejahteraannya juga bisa meningkat,” terangnya.

Dalam berbagai kesempatan, dia bersama tim terkait tak segan mengadakan sosialisasi akan pentingnya KB.

Termasuk juga sosialisasi pernikahan pada usia matang. Pasalnya dengan mental yang sudah dewasa, pemikirannya lebih matang.

Kadernya beberapa diambil dari pemuda karang taruna setempat. “Anak-anak muda di desa dikumpulkan dan kita beri informasi tentang risiko nikah muda,” ungkap Sukarmanto.

Setelah gencar melakukan sosialisasi akhirnya banyak warganya yang megikuti program KB.

Dia pun mengklaim bahwa angka kematian ibu mengalami penurunan sejak dicanangkannya program tersebut.

Sukarmanto berharap agar ke depannya lebih banyak lagi warga yang mengerti pentingnya mengikuti program KB.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #radar #kediri #asri #desa #karangtengah #jawa pos #kandangan #sumber air