KEDIRI, JP Radar Kediri- Pelaku UMKM di Desa Langenharjo sangat banyak. Jenisnya pun beragam. Namun, mayoritas bergerak di bidang kuliner. Potensi tersebut akan dikembangkan menjadi wisata edukasi.
Desa Langenharjo memiliki beberapa produk kuliner unggulan. Mulai dari produksi tahu, tempe, kue kering, sampai gethuk pisang.
Salah satu pengusaha gethuk pisang yang ada di sana adalah Junaidah. Perempuan 58 tahun itu memulai usahanya dari tahun 2010.
“Dulu awalnya saya bingung cari kesibukan. Hingga akhirnya menggeluti usaha ini,” cerita Junaidah tentang usahanya.
Tentu saja pada saat itu awalnya hanya coba-coba. Untuk mendapatkan resep yang sesuai, dia harus mengalami beberapa kali kegagalan.
Namun, kini gethuk buatannya laris di pasaran. Banyak banyak pekerja migran yang sering membawa dagangannya ke luar negeri. “Banyak yang beli untuk jadi oleh-oleh lalu dibawa ke negeri tujuannya,” jelasnya.
Pembuatan gethuk ini terbilang mudah. Junaidah menggunakan pisang Rojonongko sebagai bahan utamanya.
Pisang tersebut pertama-tama dikupas. Lalu dikukus selama kurang lebih 7 jam. Hingga warnanya kemerahan. Setelah itu pisang dihaluskan.
“Setelah dihaluskan dimasukkan ke cetakan yang berbentuk seperti pipa,” jelas perempuan yang sudah memiliki cucu ini.
Perempuan yang sudah menggeluti usaha gethuk pisang selama belasan tahun ini juga sering menjadi narasumber dalam pelatihan.
Rumahnya pun sering digunakan siswa-siswa kampung Inggris sebagai study tour. Nantinya segala macam UMKM yang ada di sana akan dijadikan wisata edukasi.
Konsisten Geluti Usaha Pembuatan Aneka Jenis Kue Lezat
Tidak hanya gethuk pisang. Di Desa Langenharjo juga terdapat produsen kue kering. Seperti yang dilakukan oleh Binti Rohmatin. Sudah lima belas tahun Binti menggeluti usaha pembuatan kue.
Awalnya, dia membuat usaha tersebut karena ingin menambah penghasilan. “Jadi, ya membantu suami untuk mencari uang,” ujar Binti.
Usahanya tersebut berbekal ilmu yang diturunkan oleh sang ibu. Dulunya, dia hanya membuat dua jenis kue. Yaitu kue jenis bolu dan kue kukus. “Jualannya juga seadanya,” jelasnya.
Seiring berjalannya waktu usaha Binti tersebut semakin berkembang. Tak hanya dari sisi bisnis saja.
Jenis kue buatannya juga bertambah. Kini dia juga membuat kue ketepeng, aneka cake, dan kue kering lainnya.
“Kalau membuat kue seperti ini harus telaten,” ucap Binti. Tak hanya disetorkan ke beberapa toko.
Kebanyakan pelanggannya juga kerap datang langsung ke rumah. Tak jarang yang membeli kue untuk keperluan pernikahan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah