Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini yang Dilakukan Pemdes Gampeng, Gampengrejo, Kabupaten Kediri untuk Gencarkan Program Kesehatan Jiwa dan Lansia

Habibaham Anisa Muktiara • Kamis, 19 September 2024 | 02:24 WIB
PEDULI KESEHATAN: Pemdes dan kader kesehatan lansia di Desa Gampeng memberikan pemeriksaan dan edukasi saat kegiatan posyandu.
PEDULI KESEHATAN: Pemdes dan kader kesehatan lansia di Desa Gampeng memberikan pemeriksaan dan edukasi saat kegiatan posyandu.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Gampeng sangat peduli akan kesehatan masyarakatnya.

Tak terkecuali mereka yang mengalami gangguan kejiwaan dan lanjut usia. Kepedulian tersebut dibuktikan dengan program posyandu jiwa dan lansia.

Program kesehatan menjadi salah satu unggulan Pemdes Gampeng. Untuk memastikan kondisi warganya, pemeriksaan dilakukan berkala.

Posyandu jiwa dan lansia diselenggarakan setiap satu bulan sekali. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari UPTD Puskesmas Gampengrejo.

“Kegiatannya sebulan sekali, antusias masyarakat tinggi,” ujar Kepala Desa Gampeng Soim.

Lantaran sadar akan kebutuhan kesehatan, warga yang ikut posyandu relatif banyak.

Ada puluhan lansia yang rutin datang untuk memeriksakan kondisinya saat posyandu.

“Kegiatan ini dapat dilaksanakan berkat usaha dari kader posyandu,” imbuh Soim.

Soim mengatakan bahwa kader lansia sangat aktif untuk memberi imbauan. Itu dilakukan melalui berbagai kesempatan.

Mulai dari arisan, pengajian, dan semacamnya. Dengan cara tersebut para lansia menjadi sadar akan jadwal posyandu.

Dalam kegiatan tersebut para lansia mendapatkan beragam pemeriksaan. Mulai dari tensi, berat dan tinggi badan, kadar gula, hingga keluhan pribadi.

“Selain memeriksa kesehatan, ada juga edukasi kesehatan untuk lansia saat posyandu,” kata Soim.

Hal yang sama juga dilakukan saat posyandu jiwa. Kegiatan itupun dilakukan setiap satu bulan sekali.

Kegiatan ini untuk mengecek kondisi kesehatan kejiwaan penderita. Total ada 10 orang pesertanya.

Tentu, tantangan posyandu kesehatan jiwa cukup bervariasi. Tak ayal, kadernya harus bekerja ekstra keras.

“Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, juga ada sesi bincang-bicang dan pelatihan keterampilan,” kata Novianik Ida Nuryati, salah satu kader Posyandu Kesehatan Jiwa Desa Gampeng.

Novi menjelaksan, adanya sesi bincang dan pelatihan ini sangat membantu penderita ganguan kejiwaan.

Mereka menjadi tenang karena ada tempat untuk bercerita dan meluapkan keluh kesahnya.

 

Konsisten Kembangkan Usaha Pembuatan Tas Anyaman

Desa Gampeng memiliki beragam pelaku UMKM. Mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan.

Seperti usaha pembuatan tas anyaman yang digeluti Siti Mubayanah. Tas suvenir buatannya telah dikenal hingga luar daerah.

“Masih baru tiga tahun berjalan,” terang perempuan yang biasa disapa Ana tersebut.

Model tas buatannya tergolong sederhana. Hanya bermain di corak kain yang digunakan.

Ukurannya dibuat berbagai macam. Sesuai dengan kebutuhan konsumen. Umumnya tas tersebut digunakan untuk membungkus suvenir hajatan.

Harganya bervariasi. Yang kecil seharga Rp 1.350 per biji. Biasa digunakan untuk hajatan.

Sedangkan yang ada cetak fotonya seharga Rp 4 ribu per biji. Biasa dipesan mereka yang merayakan ulang tahun anak-anak. “Pernah dipesan sampai seribu biji,” jelasnya.

Pemdes sangat mendukung usahanya. Terbukti, Ana pernah diikutkan dalam beberapa pameran.

Dia sebenarnya ingin mengajak para ibu-ibu ikut membuatnya. Meski untungnya kecil namun bisa menambah penghasilan. Ibu-ibu juga menjadi aktif dan produktif.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #radar #kediri #Pemdes #jiwa #desa #program #kesehatan #gampengrejo #jawa pos #lansia