Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bumdes di Desa Janti, Wates, Kabupaten Kediri Miliki Beragam Usaha, Apa Saja?

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 17 September 2024 | 05:00 WIB
MAKMUR BERSAMA: Bumdes Janti, Wates, Kediri memiliki beragam usaha. Salah satunya minimarket.
MAKMUR BERSAMA: Bumdes Janti, Wates, Kediri memiliki beragam usaha. Salah satunya minimarket.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Berbagai upaya dilakukan Pemdes Janti untuk meningkatkan potensi ekonomi.

Salah satunya dengan usaha minimarket yang dikelola oleh Bumdes setempat. Keberadaan toko tersebut menjadi wadah UMKM desa untuk memajang produknya.

“Bumdes Janti sudah ada sejak tahun 2018,” jelas Kepala Desa Janti Muryadi. Beragam usaha terus dikembangkan.

Salah satu yang menjadi unggulan adalah usaha minimarket. Di sana terdapat aneka kebutuhan pokok dan rumah tangga.

Tak hanya itu, minimarket tersebut juga menjadi wadah para UMKM. Para pelaku usaha di Desa Janti sangat terbantu dengan toko tersebut.

Pasalnya, mereka bisa memajang produknya di sana. Sehingga potensi terjual menjadi semakin besar.

Dibuatnya minimarket ini tidak hanya bermotif ekonomi semata. Namu juga untuk memudahkan warganya mengakses kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, warga jadi tak perlu jauh-jauh untuk berbelanja.

Minimarket ini menjadi ladang Bumdes untuk menambah potensi pendapatan desa.

Karena hasil penjualannya akan diolah kembali. Lalu, pada akhirnya akan dimanfaatkan untuk pembangunan desa juga.

Muryadi mengaku penjualan di minimarket tersebut lumayan baik. Karena selain berdekatan dengan balai desa dan pemukiman warga, lokasinya berada tepat di Jalan Raya Wates-Kediri.

Peduli Kelompok Tani, Bumdes Bantu Kelola Kebutuhan Pupuk

 

Dulu, banyak petani mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk. Menyikapi hal itu, pemdes berusaha memberikan solusi. Yakni mengelola kebutuhan pupuk tersebut melalui bumdes.

Pemdes membuatkan gudang khusus untuk penyimpanan pupuk. Nantinya pupuk tersebut akan dijual ke petani desa. “Warga desa lain tidak boleh membeli,” ujar Kepala Desa Janti Muryadi.

Ia menambahkan bahwa dahulu sebelum ada BUMDes, para petani harus membeli pupuk ke luar desa. Itupun masih sulit karena agen pupuk terdekat juga sering kehabisan stok.

Dengan dikelola bumdes, petani Desa Janti tidak perlu lagi kebingungan untuk mendapatkan pupuk.

Karena menurut Muryadi, dia menjamin bahwa stok pupuk bersubsidi warga akan tetap tersedia. “Kalau pupuk urea, bisa dibeli oleh warga di luar desa,” imbuhnya.

Meskipun begitu, untuk mendapatkan pupuk bersubsidi ada batasnya. Sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#usaha #radar kediri #radar #kediri #bumdes #desa #wates #jawa pos #janti