KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemerintah Desa Sendang sangat peduli dengan kesejahteraan warganya.
Tak terkecuali mereka yang memiliki latar belakang gangguan kejiwaan. Salah satu program tersebut adalah terkait kesehatan jiwa.
Di Desa Sendang terdapat puluhan orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Alih-alih mengucilkan, pemdes justru merangkulnya. Terbukti dengan dilaksanakannya program kesehatan jiwa.
“Desa Sendang menjadi desa yang pertama kali memiliki posyandu jiwa di Kecamatan Banyakan,” cerita Kepala Desa Sendang Ahmad Suhadi.
Suhadi menjelaskan, awalnya jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di sana ada sekitar 23 orang.
Sebelum ada posyandu jiwa, mereka kerap membahayakan warga lain saat mengamuk. Bahkan ada yang sampai melukai keluarganya sendiri.
“Sebelumnya Posyandu sering menerima keluhan. Ada tetangga yang sambat dipukul tangannya. Bahkan ada yang tega mencekik orang tuanya sendiri,” ucap Suhadi.
Mendengar hal tersebut dia lantas mengumpulkan warga untuk bermusyawarah. Pihaknya juga meneruskan kepada puskesmas setempat.
Hingga akhirnya terbentuk program tersebut. Program ini memiliki layanan. Mulai dari pembinaan ODGJ, pemberian obat gratis, hingga pendampingan.
Jika ada pasien yang kambuh langsung diperiksa. “Padahal dulu mereka nggak pernah diperiksakan. Kebanyakan dari mereka justru malu,” katanya.
Namun, sekarang sudah ada kesadaran dari pihak keluarga. Sehingga secara berkesinambungan memeriksakan anggota keluarganya yang memiliki gangguan jiwa. Selain itu, para ODGJ juga kerap diajak senam bersama.
Untuk kedepannya bakal digencarkan program pemberdayaan bagi para pasien. Nantinya akan dibuat semacam pelatihan yang mampu meningkatkan kreativitas mereka.
Sumber Dawuhan Jadi Spot Favorit Masyarakat untuk Memancing
Sumber Dawuhan adalah salah satu sumber mata air yang ada di Desa Sendang. Lokasinya di tengah area persawahan.
Suasana sumber ini masih bisa dibilang masih asri. Masih banyak dikelilingi oleh banyak pepohonan. Debit airnya juga selalu tersedia. Bahkan saat musim kemarau.
“Sumber dawuhan ini dulu digunakan untuk menampung air,” jelas Kepala Desa Sendang Ahmad Suhadi.
Sumber tersebut sudah ada sejak lama. Sumber ini menjadi salah satu alternatif petani untuk mengairi sawahnya. Namun, seiring waktu berjalan, fungsi sumber ini semakin beragam.
Pemdes juga mengalokasikan perawatan di sana. Bahkan, akses jalan menuju sumber. “Nantinya kami akan melakukan perbaikan,” ucapnya.
Uniknya, di sumber ini terdapat spot khusus untuk memancing. Ikannya dibeli dari pengelola warung di sekitar sumber.
“Jadi yang mancing urunan beli ikan lele untuk dimasukkan ke kolam,” jelas Sumini, pemilik warung.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah