Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemdes Pesing, Purwoasri, Kabupaten Kediri Gencarkan Pembangunan Fisik, Ini Alasannya

Habibaham Anisa Muktiara • Rabu, 11 September 2024 | 05:14 WIB
KOKOH: Kepala Desa Pesing Oktotina Mayline Aryanti Hidayat sedang menunjukkan gapura yang mempercantik desanya.
KOKOH: Kepala Desa Pesing Oktotina Mayline Aryanti Hidayat sedang menunjukkan gapura yang mempercantik desanya.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pesing merupakan salah satu desa di Kecamatan Purwoasri. Wilayahnya dikelilingi desa tetangga. Agar menjadi penanda, pemdes setempat akhirnya mendirikan gapura desa.

“Ada tiga gapura masuk Desa Pesing. Ya dibuat gapura agar orang tahu kalau sudah masuk Desa Pesing,” terang Kepala Desa Pesing Oktotina Mayline Aryanti Hidayat.

Gapura di sebelah timur menjadi batas dengan Desa Jantok. Lalu, di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Srikaton. Terakhir, di sebelah barat yang menjadi batas dengan Desa Mranggen.

Pembangunan gapura tersebut dilakukan secara bertahap. Proyek tersebut dirasa perlu. Tak hanya menjadi penanda batas desa. Gapura ini juga dapat memperindah kawasan. Sehingga desa terkesan lebih tertata.

Lebih dari itu, keberadaan gapura tersebut juga dibarengi dengan fasilitas pendukung lain. Seperti halnya penerangan jalan. Dengan begitu, jalanan yang dulunya gelap bisa menjadi lebih terang.

Hasilnya, banyak pengendara yang tidak takut lagi melintas di sana. Meskipun hari sudah malam. “Banyak orang yang akhirnya lewat sini,” tutur Mayline.

Kini, jalanan di sana sudah terpasang beberapa lampu. Bahkan, anak-anak muda tak enggan untuk nongkrong.

Harapannya, potensi peningkatan perekonomian juga terdongkrak karena akses yang ramai tersebut.

Sosok Kades Pesing Oktotina Mayline Aryanti Hidayat Harus Bagi Waktu Urus Desa dan Keluarga

Oktotina Mayline Aryanti Hidayat merupakan perempuan hebat. Sosoknya sebagai seorang kepala desa tak perlu diragukan. Sepak terjangnya sudah terbukti membawa Desa Pesing lebih baik lagi.
Namun begitu, kodratnya sebagai ibu tak pernah ditinggalkannya. Perempuan yang akrab disapa Mayline ini sadar betul dengan perannya. Sebagai ibu tiga orang anak, dia harus memberikan yang terbaik.

Tak hanya dalam pendidikan maupun ekonomi semata. Kasih sayang seorang ibu sangat dibutuhkan anak-anaknya. Oleh karena itu, sosok Mayline sangat vital bagi keluarganya.

Di sisi lain, dia harus memimpin desanya. Ribuan warga bergantung kepadanya. Hebatnya, Mayline dapat menjalani dua peran tersebut dengan beriringan. “Harus pintar membagi waktu,” ujarnya.

Terlebih, keputusannya menjadi kepala desa bukan murni dari dirinya. Dia mendapat dorongan dari banyak warga.

Tak ingin mengecewakan pendukungnya, dia akhirnya ikut pilkades. Dan, menang. Praktis, Mayline harus dapat memberikan bakti terbaiknya untuk desa.

“Ya gimana lagi, itu sudah tanggung jawab saya berhadapan dengan dua tugas. Sebagai kades juga sebagai ibu,” ungkap perempuan 46 tahun tersebut.

Beruntung, anak-anaknya sudah dewasa. Sehingga lebih bisa diajak berkompromi. Jadi dia bisa lebih fokus mengurus warga dan desa. Mengingat permasalahan yang ada di masyarakat sangat kompleks.

“Segala sesuatu harus dengan niat. Saya menjadi kades juga sudah niat. Dan harus menanggung segala konsekuensinya,” pungkas Mayline.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #gapura #radar #purwoasri #kediri #pesing #fisik #pembangunan #perempuan #desa #kades #jawa pos