KEDIRI, JP Radar Kediri- Ada yang unik di Desa Turus. Salah satu desa di Kecamatan Gurah ini memiliki warga berstatus janda dengan jumlah ratusan.
Namun, jangan salah keberadaan janda di sana sangat produktif. Jumlah janda di Desa Turus ada sekitar 200 orang.
Bukannya menjadi beban. Mereka justru mampu memberikan sumbangsih kepada sesama. Pemdes terus mengajak mereka untuk bisa kreatif dan produktif.
“Perkumpulan ini sebagai ajang silaturahmi. Sehingga mereka dapat berbaur terlepas status ekonominya,” ujar Kepala Desa Turus Budi Santoso.
Perkumpulan yang dibentuk lima tahun silam itu memiliki banyak aktivitas. Kegiatan yang dilakukan beragam.
Mereka rutin melakukan pengajian dan mengajar ngaji anak-anak. Tak hanya itu, mereka juga sangat kreatif.
Salah satunya dalam membuat sejumlah kerajinan. Bahkan, ke depannya mereka juga akan diberi program penetasan telur dan mengelola warung organik.
“Nanti hasilnya kita tampung ke Bumdes. Sehingga akan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Turus,” kata Budi.
Budi menilai, pada janda di desanya sangat aktif dalam melakukan diskusi dan rutin berkumpul. Hal tersebut menurutnya sangat positif dibanding dulu sebelum ada perkumpulan tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah