JP Radar Kediri - Di Desa Kalibelo terdapat sebuah industri rumahan yang memproduksi alat cetak kue. Usaha tersebut dinilai memiliki potensi oleh pemdes. Alhasil, pemdes setempat memberikan dukungan penuh.
Industri ini dikembangkan oleh Muhammad Khoirudin Saifulloh. Dia sudah menggeluti usaha tersebut sejak 2019 silam.
Beruntung, pemdes memiliki perhatian terhadap geliat UMKM. Tak terkecuali milik Saiful. Alhasil, dia mendapatkan dukungan dari pemdes setempat.
“Mendapatkan dukungan dari pemerintah desa berupa mesin las titik,” terang pria yang akrab disapa Saiful ini.
Bantuan alat dari pemerintah desa ini diberikan setelah usahanya berjalan selama dua tahun. Alat tersebut diberikan ketika dia meminta bantuan modal.
Hingga akhirnya dia diberikan mesin las titik tersebut. “Alat yang diberikan ada dua. Ini sangat membantu,” aku laki-laki berusia 25 tahun ini.
Sebelumnnya, dia ikut bekerja di industri rumahan pembuatan cetakan kue. Setelah ke luar dari usaha tersebut dia membuka usahanya sendiri. Saiful juga ingin membuka lowongan pekerjaan bagi warga desanya.
“Karena sekarang yang bekerja di sini adalah warga desa yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan,” kata Saiful.
Dari yang semula hanya empat orang, kini menjadi delapan orang. Pekerjanya ada yang merupakan anak muda, ada juga yang sudah menikah.
Dengan adanya industri tersebut angka pengangguran di Desa Kalibelo dapat berkurang. “Alhamdulillah ini masih mengirim ke wilayah Jakarta dan lainnya,” kata Saiful.
Tanam Sayuran Hidroponik Tak Perlu Halaman Luas
Arum Puspita Purbasari mengembangkan sistem bercocok tanam secara hidroponik. Metode ini tidak memerlukan tempat yang luas. Terlebih dengan menggunakan wick system atau sistem sumbu.
“Sistem ini cocok digunakan untuk skala rumah. Karena sangat hemat tempat, listrik, dan juga eco friendly,” ujar Arum.
Sistem tanam ini dapat menggunakan barang-barang bekas. Bisa dari styrofoam atau baki kecil. Asalkan dapat menampung air nutrisi.
Sumbu digunakan untuk menyalurkan air nutrisi dari dasar baki ke tanaman dengan sistem kapilaritas. Akar tanaman pun menjadi lebih putih dan bersih dengan menggunakan sistem ini.
Dengan sistem ini, dapat menanam sawi pakcoy, selada, kangkung, dan tanaman lainnya. Dengan wick system, banyak orang dapat menanam tanaman hidroponik tanpa biaya yang mahal.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah