Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Blawe, Purwoasri, Kabupaten Kediri: Produk Gordennya Mampu Tembus hingga Pasar Sumatera dan Papua

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 30 Juli 2024 | 16:47 WIB
INDUSTRI UNGGULAN: Para pekerja sedang menggarap gorden pesanan di Desa Blawe, Kecamatan Purwoasri. Desa ini terkenal sebagai sentra gorden.
INDUSTRI UNGGULAN: Para pekerja sedang menggarap gorden pesanan di Desa Blawe, Kecamatan Purwoasri. Desa ini terkenal sebagai sentra gorden.

JP Radar Kediri - Blawe merupakan salah satu desa di Kecamatan Purwoasri. Desa tersebut terkenal dengan industri rumahan pembuatan gorden. Jumlahnya mencapai puluhan perajin. Tak ayal, desa ini selalu menjadi jujukan warga yang mencari kelambu atau gorden.

Salah satu keluarga yang menjadi perajin gorden tersebut adalah Sugiarto dan Arofah. Pasangan suami-istri ini sudah menggeluti usaha tersebut sejak 2003 silam. “Setelah menikah kita mulai bisnis sendiri,” jelas Arofah.

Keterampilan menjahit Arofah didapatkan secara otodidak. Seiring waktu berjalan dan pengalaman bertambah, kemampuannya semakin mumpuni. Dia yang membuat gorden. Sugiarto yang memasarkannya.

Dimulai dari keliling di pasar-pasar, kini kedua pasangan ini bisa menikmati jerih payahnya. Banyak pesanan dari luar kota yang didapatkan. Bahkan, semua gorden buatannya atas dasar pesanan pelanggan.

Tak hanya diminati pasar di Jawa Timur dan sekitarnya. Gorden buatannya telah menembus luar pulau. “Ada yang pesan dari Timika dan Medan. Mereka rutin pesannya,” tutur Arofah.

Pekerja yang berada di bawah naungannya mencapai 34 orang. Berkat kerja kerasnya, kini keduanya bisa menikmati hasil yang memuaskan. Omzet per bulannya mencapai sekitar puluhan juta rupiah.

Banyaknya industri pembuatan gorden di Blawe menjadi lapangan pekerjaan bagi warga desa. Mayoritas warga Desa Blawe menggantungkan hidupnya dari industri ini. Ada sekitar 80 persen warga yang berkecimpung dalam bisnis ini.

Dongkrak Perekonomian, Pemdes Beri Perhatian Sektor Peternakan.

Tidak hanya terkenal sebagai sentra pembuat gorden. Desa Blawe, Kecamatan Purwoasri juga terkenal akan hasil ternaknya. Tidak main-main, sapi yang dikembangbiakkan memiliki ukuran jumbo. Pasalnya, mereka memilih sapi jenis brahman.

Salah satu peternak tersebut adalah Munif, 45. Dia mendapat bantuan dua ekor sapi untuk dikembangbiakkan. Perhatian pemdes itu dimanfaatkan betul olehnya. Kini, dia telah memiliki sapi sebanyak lima ekor. “Alhamdulillah, sudah lima ini. Besar-besar ya,” kata Munif.

Munif mengakui jika program bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk membantu pemasukan keluarganya. Selain mengembangbiakkan sapi, warga juga mengumpulkan kotorannya. Yakni untuk dibuat menjadi pupuk kandang.

Bahkan, saat ini pemdes juga menyiapkan titik untuk mengembangkan biogas Desa Blawe dari kotoran sapi. “Semuanya dari sai bisa dimanfaatkan,” tandas Munif. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#gorden #purwoasri #peternakan #Desa Milineal #industri rumahan