JP Radar Kediri- “Dengan adanya usaha ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat Wonojoyo,” Kata Kades Wonojoyo Dwi May Susanto.
Dwi mengatakan bahwa usaha ini harus tetap dipertahankan dan dilestarikan. Sebab usaha yang masih berjalan tersebut merupakan tradisi turun-temurun. Pasalnya, usaha tersebut telah dirintis oleh nenek moyang warga setempat. “Untuk itu kami akan selalu mengenalkan produk unggulan tape ini. Utamanya untuk warga luar daerah,” imbuhnya.
Melestarikan usaha turun-termurun ini menurutnya juga sebagai motivasi kepada generasi muda di Wonojoyo. Dia ingin membuang anggapan bahwa usaha ini bisa diminati. Karena regenerasi itu sangatlah penting demi keberlanjutan usaha tersebut.
“Berawal dari hal tersebut Pemdes berupaya memberikan wawasan kepada anak-anak muda untuk bisa berkreasi dari bentuk usaha tape ini,” papar Dwi.
Usaha ini sebenarnya cukup menjanjikan. Penjualannya bisa tembus hingga luar kota. Seperti Kabupaten Jombang dan Blitar.
Wadahi Pelatihan, Kembangkan Jadi Olahan Kudapan
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan taraf sentra tape di Desa Wonojoyo. Pemdes tidak hanya berusaha mendorong pemasarannya saja. Mereka juga kerap memberikan pelatihan pengolahan tape.
Untuk meningkatkan hasil olahan tape di Desa Wonojoyo, selain mendorong pelestarian produksi tape, Pemdes juga berencana mengadakan pelatihan. Hal itu dilakukan agar produk tape dapat diolah menjadi aneka kudapan.
“Bisa diolah menjadi permen, brownis, dan prol tape,” ujar Kades Wonojoyo Dwi May Susanto.
Pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan harga jual olahan tape di sana. Sehingga dapat berpengaruh terhadap peningkatan taraf ekonomi pengusaha tape di Desa Wonojoyo.
“Selain itu, hal ini bertujuan apabila tape tidak terjual keseluruhan agar tidak dibuang. Tetapi bisa dimanfaatkan menjadi olahan lain,” sebutnya.
Produksi tape di Desa Wonojoyo memang melimpah. Banyak warga setempat yang memiliki usaha tersebut. Apalagi jelang hari raya, permintaan tape selalu meningkat.
Pemdes berharap, olahan tape ini tidak hanya menjadi produk unggulan saja. Namun juga bisa menjadi oleh-oleh.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah