Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Blimbing, Mojo, Kabupaten Kediri: Hasil Panen Durian di Desa Ini Diburu Banyak Orang

Habibaham Anisa Muktiara • Senin, 22 Juli 2024 | 18:48 WIB
SEKTOR PERIKANAN: Ferdi Siswanto memberi makan ribuan ekor ikan lele di kolam terpal miliknya.
SEKTOR PERIKANAN: Ferdi Siswanto memberi makan ribuan ekor ikan lele di kolam terpal miliknya.

JP Radar Kediri- Desa Blimbing adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Mojo. Dengan luas sekitar 800 hektare, desa ini memiliki hamparan perkebunan yang luas. Salah satu produk unggulannya adalah durian. “Tahun ini hasil buah duriannya bagus,” terang Kepala Desa Blimbing Djoe Ari.

Menurutnya, ketika sedang musim durian hasilnya hingga ribuan buah. Saking banyaknya, hasil panen durian Blimbing banyak diburu oleh orang. Alhasil, banyak warga yang menjual dengan menggunakan mobil pikap.

“Mereka ada yang menjual di wilayah jembatan Wijaya Kusuma dan GOR Jayabaya Kota Kediri,” tutur Djoe Ari.

Potensi desa tersebut tidak dibiarkan begitu saja oleh pemdes setempat. Pemdes juga membuka wisata desa berupa bukit durian. Di tempat wisata tersebut warga bisa menjual hasil duriannya. Djoe Ari mengatakan, durian Blimbing terkenal enak. Selain dagingnya tebal, rasanya juga manis.

Hanya saja, saat sedang musim panen, harga durian tersebut menjadi murah. Sehingga hal tersebut kurang menguntungkan. Karena itu, hasil panen durian juga ada yang mengolahnya menjadi sebuah hidangan.

Dorong Tumbuhnya Pelaku Budidaya Ikan Lele

Desa Blimbing tidak hanya memiliki potensi di sektor perkebunan saja. Namun, juga di sektor perikanan. Seperti apa yang digeluti oleh Ferdi Siswanto. Dia memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk disulap menjadi kolam ikan lele.

Awalnya, dia hanya membuat satu kolam lele. Namun, seiring waktu berjalan kolamnya terus bertambah. Hingga kini terdapat enam kolam ikan dari bahan terpal.

“Setiap kolam dapat diisi ikan lele sebanyak 3.000 hingga 5.000 ekor,” ujar Ferdi. Ikan lele tersebut biasa dibeli oleh tengkulak dan warga desa yang membelinya secara eceran.

Selain diberi makan pelet, ikan lele miliknya juga diberi makan daun-daun yang berada di sekitar pekarangan miliknya. Dalam satu hari Fredi memberi makan dua kali sehari. Ikan lele yang memiliki perkembangan yang berbeda-beda akan dilakukan penyortiran.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Hasil Kebun #radar kediri #kabupaten kediri #desa milenial #desa blimbing #panen durian #jawa pos #Profil Desa