Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sosok Mailani Sinaga, Peraih MVP dalam Liga E-Sport Nasional Mahasiswa 2024

Emilia Susanti • Selasa, 16 Juli 2024 | 16:40 WIB
MONDIAL: Melani dengan plakat dan piala most valuable player dalam LEN Mahasiswa 2024
MONDIAL: Melani dengan plakat dan piala most valuable player dalam LEN Mahasiswa 2024

JP Radar Kediri - Namanya Mailani Sinaga. Tanda awal bahwa perempuan 26 tahun ini bukan asli orang Kediri. Melainkan berasal dari Medan, Sumatera Utara. Di Bumi Panjalu-sebutan untuk tanah Kediri-dia ‘hanya’ numpang kuliah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Sejak strata-1 (S-1) hingga kini mulai mengerjakan tesis untuk gelar S-2.

Bila dihitung, sudah delapan tahun lebih dia merantau jauh dari orang tua dan kerabat. Namun, hal itu tak membuatnya kesepian. Karena banyak teman sesama pendatang yang berasal dari daerah sama.

Tapi, bila soal bergaul, gadis dengan nama sapaan Melani ini sangat hati-hati. Apalagi bila diajak keluyuran. Karena dia tak ingin membebani pikiran orang tuanya di rumah.

Tak suntuk karena jarang keluyuran? Ternyata, sang dara Medan ini punya cara. Yaitu menyibukkan diri dengan hobinya, bermain game online. Terutama Mobile Legend (ML). Permainan online yang sudah dia mainkan sejak 2016, kala awal-awal dirilis.

"Daripada saya keluyuran nggak jelas, mending saya main game di kos," kata perempuan yang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab ini.

Kebetulan, game bukanlah sesuatu yang baru bagi Melani. Aktivitas ini sudah dia gemari sejak kecil. Meskipun, dulu masih belum berupa game online seperti saat ini.

Dia mengenal game dari kakaknya, yang memiliki handphone berisi game-game menarik. Saat itu usianya baru lima tahun. Sedangkan sang kakak memiliki HP merek Nokia yang sangat khas dengan permainan Snake alias ular-ularan.

Sang kakak ternyata tahu kegemaran adiknya pada game. Dia pun membelikan sang adik Vcom game console. Salah satu merek perangkat permainan portable.

“Dari situ saya setiap pagi bermain game sebelum sekolah. Mulai jam lima pagi sampai jam enam,” kenangnya sembari menyebut sekolahnya dulu bersebelahan dengan rumah.

Yang menarik, kegemarannya nge-game Vcom tak mengganggu proses belajarnya. Sebaliknya, orang tuanya merasa tenang. Karena Melani tak keluyuran. Karena justru teman-temannya yang  datang ke rumah untuk ikut bermain Vcom.

“Jadi, orang tua bisa ngawasi langsung,” jelas bungsu dari delapan bersaudara ini.

Sejak saat itu Melani tak bisa lepas dari game. Meskipun, masih mampu membuat batasan yang harus diprioritaskan. Baginya, pendidikan tetap nomor satu. Sehingga, sebelum nge-game dia akan menyelesaikan tugas sekolah terlebih dulu.

“Game itu bagi saya untuk menghilangkan stres. Jadi misal mengerjakan tugas yang sulit, saya biasanya main game dulu bentar. Abis itu kerjakan tugas lagi,” kata perempuan yang kini tengah berusaha menyelesaikan tesis-nya itu.

Sikap disiplin itu  membuatnya bisa menjalankan hobi dan kewajiban belajar secara beriringan. Yang justru bisa menghasilkan prestasi. Seperti yang terbaru, Melani dan timnya membawa gelar juara dalam Liga E-Sport Nasional (LEN) Mahasiswa 2024. Mengalahkan tim-tim dari kampus terkenal lainnya, seperti Universitas Indonesia.

“Saya nggak menyangka. Sebetulnya hoki sih. Karena ada satu temen yang sebenarnya selalu bagus, tetapi pas grand finalnya, yang dapat MVP saya,” terang perempuan yang masa kecilnya bercita-cita menjadi presiden ini.

Baginya, mengikuti kompetisi e-sport tidaklah mudah. Antara satu anggota dengan anggota lainnya dibutuhkan kekompakan. Selain itu, komunikasi dan koordinasi harus dijalin dengan baik.

Selain itu, keuntungan bermain game online juga bisa mendatangkan cuan. “Jadi kita bisa jual diamond, terus juga buka jasa memainkan akun orang agar menaikkan bintang. Itu lumayan. Terus bisa jadi content creator juga,” tandasnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mahasiswa #kediri #iain kediri #mvp #mobile legend #e-Sport