Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Sidomulyo, Puncu, Kabupaten Kediri: Punya Fasilitas Wahana Kolam Renang

Habibaham Anisa Muktiara • Rabu, 3 Juli 2024 | 16:29 WIB
POTENSI DESA: Wahana kolam renang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu akan dibenahi ditambah beberapa fasilitas baru oleh pemdes.
POTENSI DESA: Wahana kolam renang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu akan dibenahi ditambah beberapa fasilitas baru oleh pemdes.

JP Radar Kediri - Desa Sidomulyo memiliki fasilitas wisata kolam renang. Hanya saja waktu pandemi covid-19, wahana wisata tersebut berhenti hingga sekarang. Karena lama vakum, kondisi kolam renang menjadi kurang terawat.

“Insha Allah pada tahun ini mudah-mudahan dapat dimulai lagi,” jelas Kepala Desa Sidomulyo Sumilah.

Dia menjelaskan bahwa kolam renang ini dibangun sebelum pandemi. Karena masih awal, fasilitas yang ada hanya kolam anak dan gedung olahraga. Itupun pembangunan gedung olahraga belum selesai. Itu juga karena di tengah pengerjaan diterjang pandemi. “Gedung olahraga ini masih tahap pertama pembangunan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sumilah mengatakan bahwa pembangunan kolam renang tersebut merupakan permintaan dari warganya. Sebelum dilakukan pembangunan, pihaknya melakukan musyawarah dengan pemuda dan masyarakat.

“Dari lingkungan sini kolam renang baru ada satu ini,” kata perempuan kelahiran 1974 ini. Saat dibuka pertama kali, antusiasme masyarakat desa maupun luar desa sangat bagus. Bahkan dengan adanya kolam renang menjadi lapak untuk berjualan.

Karena pendemi sudah selesai, pihaknya tengah berusaha mengembalikan kejayaan wahana tersebut. Untuk itu, pemdes tidak hanya akan melakukan perbaikan dan meneruskan pembangunan. Nantinya pemdes juga akan menambahkan beberapa fasilitas. Seperti membangun kolam renang besar. Namun untuk pembagunan kolam renang besar ini masih terkendala oleh pendanaan.

Jadikan Cerita Panji dan Sejarah Kediri Sebagai Inspirasi

Nama Sisca Cernovita sangat dikenal di Desa Sidomulyo. Dia terkenal karena kreativitas dan karyanya. Di tangan perempuan berusia 27 tahun ini tercipta batik dengan motif tema Panji.

“Saya membuat batik dengan tema sejarah asli Kabupaten Kediri,” terang Sisca menjelaskan tentang batik buatannya.

Ada alasan tersendiri Sisca memilih cerita Panji sebagai motif batiknya. Salah satunya karena belum banyak orang yang mengetahui cerita tersebut. Oleh karena itu, dia ingin mengenalkan cerita tersebut melalui karya batiknya.

Selama tiga tahun terakhir sudah banyak motif batik dari cerita Panji yang dihasilkannya. Setiap motif memiliki kisah dan filosofi tersendiri. “Dalam satu tahun ini hanya membuat satu atau dua kain saja. Alasannya karena batik ini dibuat eksklusif jadi tidak dibuat massal,” aku perempuan kelahiran 1997 ini.

Selama membuat kain batik dengan motif Panji, dia tidak bisa membuat secara langsung pada sehelai kain. Sehingga alur cerita ini menjadi tema di setiap kain yang berbeda. Dari kain batik buatannya tersebut, ada yang sudah menjadi gaun pesta dalam ajang Raka-Raki Jawa Timur 2022 lalu. Kain batik kreasinya juga banyak diburu oleh jajaran pejabat di Kabupaten Kediri. Salah satunya Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa.

Tidak hanya fokus pada pembuatan batik motif Panji dan sejarah Kediri saja. Sisca juga membuat motif batik yang digunakan pada baju khas Kabupaten Kediri. Banyaknya pesanan ini membuatnya harus merekrut pegawai.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kabupaten kediri #desa milenial #wahana #cerita panji #puncu #kolam renang #inspirasi #jawa pos