Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Indo Court, Klub Basket Asal Kota Kediri yang Juarai Kejurprov Jatim 2024

Emilia Susanti • Sabtu, 1 Juni 2024 | 19:46 WIB

 

BERPRESTASI: Buah kedisiplinan dan kerja keras dalam berlatih membuat klub basket Indo Court menjuarai Kejurprov Jatim 2024.
BERPRESTASI: Buah kedisiplinan dan kerja keras dalam berlatih membuat klub basket Indo Court menjuarai Kejurprov Jatim 2024.

JP Radar Kediri - Berlatih sejak dini membuat chemistry mereka kuat. Tim basket asal Kota Kediri ini pun rasanya sudah seperti keluarga. Dengan kerjasama yang baik itulah, mereka yang tergabung dalam tim basket Indo Court KU-13 ini bisa meraih juara satu Kejurprov Jawa Timur 2024.

Waktu menunjukkan pukul 15.30 WIB. Bagi para pemain klub basket Indo Court kelompok usia 13 tahun (KU-13), saat itu waktunya berlatih. Mereka pun bersiap diri. Ada yang mengikat tali sepatu.

Ada juga yang sudah memegang bola basket di tangan. Kemudian mulai men-drible. Suara decit sepatu yang bertemu permukaan lantai pun terdengar.

"Anak-anak latihan bersama itu sebagian sudah dari usia tujuh tahun," kata Manajer Indo Court Andy Djunaidi.

Kebersamaan latihan sejak dini itulah yang membuat chemistry dari KU-13 kuat. Di samping itu, tim ini juga terdiri dan anak-anak yang berasal dari Kota Kediri. Lengkap dari tiga kecamatan yang ada. Yakni dari Kecamatan Kota, Pesantren, dan Mojoroto.

Menurut Andy, tim yang berhasil menyabet juara satu Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2024 ini tidak terbentuk secara instan. Prestasi yang diraih bukan semata-mata skill individu yang dimiliki. Melainkan kekompakan yang terjalin di dalamnya.

"Jadi mereka ini saling melengkapi. Mentalnya naik bisa naik bareng, kalau ada yang turun bisa dinaikkan. Ini yang tidak kalah penting," tekannya saat ditemui di tempat latihan.

Menariknya, tim ini juga sudah menorehkan prestasi lainnya. Di Kejurprov tahun sebelumnya, mereka meraih juara dua. Kemudian, pada even lainnya, mereka meraih juara pertama di tingkat nasional yang diselenggarakan di Jogja.

Oleh karenanya, prestasi di tim ini tidak didapatkan dengan mudah. Pertandingan demi pertandingan diikuti oleh anak-anak ini. Kalah menang pun sudah biasa dihadapi. Jam terbang pun semakin tinggi.
Kemudian, Andy menyebut ada tantangan tersendiri dalam membina tim basket di KU-13 ini.

Ada faktor internal dan eksternal yang tak terhindarkan. Internalnya, kadang kala anak-anak malas untuk melakukan latihan. Selain itu, ada game online yang juga menjadi tantangan.

Lalu, dari tantangan eksternalnya, beberapa klub basket lain bisa saja menawari pemain dari tim ini untuk bergabung.

Tetapi, Andy tak terlalu khawatir akan dua tantangan itu. Pasalnya, setiap ada pertandingan, anak-anak ini selalu semangat untuk berlatih. Sementara, dia juga tak takut anak-anak dari tim Indo Court KU-13 putra ini diambil oleh klub lain.

"Anak-anak ini udah kumpul dari kecil dan dia itu sudah kayak keluarga, kok ya selama ini anak-anak ini nggak mau," jelasnya.

Terakhir, Andy berharap Kota Kediri bisa dilirik lagi dalam hal basket, bisa kembali bangkit. Dia ingin basket di Kota Tahu ini kembali ke era Halim, klub basket yang selalu menjadi momok kota-kota lainnya.

"Trofi ini kami persembahkan untuk Kediri," tandasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Kejurprov #basket kediri #jatim #jawa pos #basket