Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji Ajak Anggota Nonton Film 'Vina: Sebelum 7 Hari'

Novanda Nirwana • Jumat, 31 Mei 2024 | 17:20 WIB
JELAJAHI KEDIRI: Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji gemar berburu kuliner khas Kediri hingga ke pelosok.
JELAJAHI KEDIRI: Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji gemar berburu kuliner khas Kediri hingga ke pelosok.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Sosok tegap berseragam pakaian dinas harian (PDH) itu duduk di ruangannya. Mengobrol dengan dua tamu, yang datang dari Jakarta. Di meja depan sang Kapolres Kediri Kota itu tertatap rapi minuman dan camilan. Salah satunya tahu petis, makanan kesukaannya.

Ya, perwira polisi bernama lengkap Bramastyo Priaji ini memang penyuka kuliner. Tak heran, meskipun baru beberapa bulan bertugas di Kediri dia sudah 'menjelajahi' dunia kuliner Bumi Panji ini. Termasuk yang ada di daerah pegunungan sekalipun.

“Sabtu kemarin saya nyobak nasi goreng tiwul di Dolo (wisata air terjun Dolo di lereng Gunung Wilis, Red). Enak itu saya suka. Sambil lihat pemandangan alam, sejuk,” ujarnya bercerita. Sembari bertutur itu, sang kapolresta memamerkan fotonya dipajang di warung nasi goreng tiwul.

Meskipun selalu disibukkan dengan aktivitas dinasnya, termasuk menemui banyak tamu yang datang, Bram-demikian nama panggilannya-masih bisa melampiaskan kegemarannya. Terutama dalam hal kuliner. Meskipun baru 31 Januari lalu dilantik, namun perwira berpangkat  ajun komisaris besar polisi (AKBP) ini sudah mecicipi beraneka makanan khas. Seperti yang dia sebutkan itu, nasi goreng tiwul di kawasan wisata air terjun Dolo.

Baca Juga: Profil Desa Sumberejo, Kandat, Kabupaten Kediri: Ada Warganya yang Konsisten Budidaya Jamur Tiram Belasan Tahun

Lalu, apa lagi kegemaran sang kapolresta selain kuliner? "Nonton," jawabnya lugas.

Kegemarannya menyaksikan film seperti terlampiaskan di Kediri. Mengapa? "Karena di sini banyak gedung bioskop," jawabnya sembari menyebut nama-nama gedung film di Kota Kediri.

Menariknya, Bram tidak hanya sendiri saat menyaksikan satu film. Kadang, dia mengajak para anggotanya. Seperti yang dia lakukan beberapa waktu lalu. Mengajak seluruh anggotanya menyaksikan film yang tengah populer 'Vina sebelum 7 Hari' pada Senin (20/5) lalu.

Selain dua aktivitas itu, ada lagi yang dia kerjakan saat senggang. Seperti berolahraga. Yang menurutnya menjadi halutama agar hidupnya tetap sehat. Karena itu dia sebisa mungkin mencari waktu untuk melakukannya. Terutama setiap pulang ke rumah dinas.

“Kadang sore olahraga lari. Kadang juga malam. Tak menentu, sesenggannya saja,” jelasnya.

Menjabat sebagai Kapolres Kediri Kota yang baru adalah sebuah pengalaman baru juga menurutnya. Sebab, menurut Bram Kota Kediri ini kota yang kecil namun menjadi tujuan utama bagi masyarakat sekitar Kediri raya. Hal itu bisa dilihat saat malam minggu. Ketika banyak sekali kendaraan luar kota yang masuk.

“Setiap malam minggu ini saya lihat arus lalu lintasnya ramai. Banyak orang-orang dari Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Nganjuk pada ke sini semua,” jelasnya.

Masuk Kediri di tahun politik, menurut Bram tidak menjadi masalah besar. Sebab masyarakat Kediri terkenal dengan Kota yang aman, nyaman, toleransi beragamanya tinggi. Selain itu Kota Kediri juga menjadi salah satu kota pencetus FKUB (Forum Keamanan Umat Beragama).

“Di Gua Maria (Gua Maria Lourdes di Gereja Puhsarang, Red) itu sebelahnya masjid. Jadi selain banyak masjid di sini juga ada banyak gereja juga,” ungkapnya.

Selain itu, menjaga kamtibmas di Kota Tahu tentu tidak menjadi persoalan yang besar menurutnya. Lantaran warga Kota Kediri cenderung tenang dan santai.

“Di sini masyarakatnya sangat mendukung untuk sama-sama menjaga kamtibmas,” jelasnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#polri #kapolres kediri #Sosok #film vina sebelum 7 hari #kota kediri