Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Gedangsewu, Pare, Kabupaten Kediri: Warga Sulap Pohon Limbah Kopi Jadi Karya Seni

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 14 Mei 2024 | 17:03 WIB

Photo
Photo

JP Radar Kediri - Siapa sangka limbah pohon kopi bisa menjadi karya seni. Bahkan, harga jualnya bisa sangat menggiurkan. Seperti apa yang ditekuni oleh Choirul Anam.

Pak Choi, begitu dia akrab disapa. Dia adalah pemilik galeri bernama Choi Art Shop. Dia dikenal karena kreativitasnya menyulap limbah pohon kopi menjadi karya seni. “Dibandingkan jenis kayu lainnya, kayu kopi memang sangat keras,” terang laki-laki berusia 62 tahun itu.

Limbah kayu tersebut diperoleh dari perkebunan kopi di lereng Gunung Kelud. Akibat adanya letusan Gunung Kelud, banyak pohon kopi yang terdampak. Pohon-pohon itupun dibongkar. Meskipun sudah waktunya diganti, pohon kopi tidak boleh diambil secara sembarangan. 

Baca Juga: Menelusuri Sumber-sumber Air di Kediri: Sumber Buntung Jadi Tempat Mandi dan Cuci Baju Warga

“Pada saat itu saja dikasih kabar kalau ada pembongkaran lahan kopi,” kenang Pak Choi. Dari pembongkaran tersebut dia berhasil mendapatkan pohon kopi sebanyak lima truk. Satu truk pohon kopi dia beli seharga Rp 1,75 juta. Sebagai seorang ekspresionisme, limbah pohon kopi tersebut disulap menjadi berbagai jenis karya. Patung adalah salah satu yang dia buat.

Untuk mengukir kayu kopi harus memiliki peralatan yang lengkap. “Karena tekstur kayu yang berbeda, tidak cukup jika hanya dipahat saja,” ungkap  Pak Choi. 

Tidak hanya memiliki bentuk yang unik. Dibandingkan kayu jati, pohon kopi jauh lebih kuat. Luarnya keras tetapi lembut di bagian dalam. Sehingga rayap mudah menyerang. Namun, Pak Choi tak kehabisan akal. Limbah kayu tersebut ganti dimanfaatkan menjadi pot tanaman.

“Dulu waktu ada kayu yang kena rayap saya bakar. Namun kini menjadi bahan untuk membuat pot,” ungkap warga asli Desa Gedangsewu tersebut.

Baca Juga: Inilah Sosok Misbachul Munir, Anak Gen Z yang Masih Mau Menekuni Kerajinan Para Orang Tua

Agar tahan lama ia memberikan antirayap pada akar pohon kopi. Selain menggunakan kayu kopi, dia juga menggunakan kayu jati. Terutama untuk tatakan pot. Alasannya, karena kayu jati lebih awet bila terkena air. 

Kembangkan Sumber Wungu sebagai Kawasan Wisata dan Kegiatan Desa

Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare memiliki sebuah sumber yang dijadikan tempat wisata. Namanya adalah Sumber Wungu. Lokasinya berada di Dusun Duluran. Sumber tersebut dipayungi oleh beragam pepohonan. Tidak heran jika suasananya teduh sehingga membuat banyak dikunjungi orang.

Dari jalan raya desa, pengunjung harus melewati gang. Setelah masuk, pengunjung tidak akan langsung menemui sumber. Namun harus melewati area pemakaman dahulu. Tepat di tengahnya ada sebuah gang kecil mengarah ke kawasan sumber.

Baca Juga: Profil Desa Sidomulyo, Wates, Kabupaten Kediri: Punya Sumber Air yang Bisa Dijadikan Tempat Jujukan Memancing dan Healing

“Sumber ini selain menjadi tempat wisata, juga digunakan untuk kegiatan desa,” terang Jarwo, penjaga Sumber Wungu. 

Kegiatan desa yang dimaksudkan adalah kirab budaya atau bersih desa. Warga percaya bahwa kawasan ini merupakan cikal bakal desa. “Tradisi tersebut dilakukan ketika bulan Sura,” ucapnya.

Oleh pemdes, sumber ini mulai diberi fasilitas penunjang. Hal tersebut yang lalu membuatnya mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Uniknya, pengunjung tak merasa ngeri meski harus melewati area pemakaman. Bahkan di akhir pekan, pengunjungnya dapat lebih banyak lagi. Hingga mencapai ratusan orang. Terutama ketika ada kegiatan desa yang diadakan di sekitar area sumber.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #wisata kediri #karya seni #sumber mata air #kerajinan kayu #art #patung #jawa pos