KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Desa Menang, Kecamatan Pagu menyebut mata air ini sebagai Sumber Soko. Digunakan untuk pengairan persawahan, mata air yang terletak di tengah areal persawahan ini masih cukup asri. Tidak banyak yang tahu karena lokasi sumber air ini tersembunyi.
Jalan menuju ke mata air Sumber Soko terbilang terjal. Dari pemukiman rumah warga, jaraknya sekitar 500 meter. Akses jalannya ke lokasi mata air, hanya cukup dilalui dua motor saja.
Kawasan mata air ini ditandai dengan jajaran pohon besar yang mengelilingi mata air. Di tengah pohon-pohon besar yang berjejer itulah, terdapat kolam berbentuk persegi empat. Yakni tempat mata air berada.
“Airnya sampai sekarang masih dipakai untuk pengairan sawah,” ujar Supardi, warga setempat.
Di musim pancaroba atau peralihan dari hujan ke kemarau seperti saat ini, aliran air Sumber Soko masih sangat deras. Bahkan selama musim kemarau, sumber ini tetap mengalir.
Meskipun dinding-dinding di sekeliling mata air sudah diberi bangunan permanen berupa plengsengan, airnya masih tetap menyembur lewat celah dinding yang retak. Khususnya di bagian dasar bangunan.
Sumber daya air yang cukup besar di kawasan itu tak terlepas dari keberagaman vegetasi di sekitarnya. Beberapa pohon besar yang masih ada di sana antara lain trembesi dan beringin. Selain itu, juga terdapat banyak pohon sukun berukuran besar di kawasan Sumber Soko.
Banyaknya pohon berukuran raksasa itu memberi kesan asri dan rindang di kawasan Sumber Soko. Bahkan saat suhu udara di luar sana mencapai 32 derajat celcius, udara di sana tetap sejuk.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah