JP RADAR KEDIRI - Kunjungan Wisata Kota Kediri Naik 31,37 PersenPerputaran Uang Capai Ratusan Juta selama Lebaran .Momen Lebaran selalu membawa berkah bagi sektor pariwisata. Tahun ini, jumlah kunjungan di wisata Kota Kediri naik 31,37 persen dibanding tahun lalu. Meningkatnya jumlah wisatawan itu memberi dampak positif bagi ekonomi Kota Kediri. Sebab perputaran uang di Kota Tahu saat Lebaran diperkirakan mencapai Rp 367,8 juta.
Ada tiga lokasi wisata yang menjadi primadona di Kota Kediri. Yaitu Goa Selomangleng, Pagora, dan Tirtayasa Park. Akses yang dekat dengan jalan raya membuat tiga tempat wisata itu ramai pengunjung. Data dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) menyebutkan, total pengunjung sejak 10-15 April 2024 lalu sebanyak 9.196 orang. Naik sebanyak 2.196 pengunjung dari 2023 lalu.
Tina, 22, wisatawan asal Desa Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, berkunjung ke Tirtayasa Park. “Saya hanya berenang,” akunya yang datang saat siang hari pada Lebaran ketiga. Untuk menikmati tempat wisata di sana, Tina harus mengeluarkan uang saku sebesar Rp 43 ribu.
Uang tersebut untuk membayar tiket masuk, makan mi dan minum, serta parkir. Jika dirata-rata, satu orang mengeluarkan uang minimal Rp 40 ribu saat bertamasya di Kota Kediri maka selama Lebaran perputaran uangnya mencapai Rp 367,8 juta khusus di tiga lokasi wisata. Dengan asumsi 9.196 orang itu merogoh kocek minimal Rp 40 ribu.
Jumlah tersebut tidak termasuk perputaran uang di pusat perbelanjaan. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparbudparpora) Kota Kediri, Zachrie Ahmad, menjelaskan, tingginya pengunjung wisata di Kota Kediri berbanding lurus dengan bisnis penginapan.
Dia menyebutkan, tingkat okupansi hotel juga mengalami lonjakan yang sangat tinggi. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kediri Raya mencatat tingkat okupansi mencapai 90% pada periode 10-12 April 2024. Sektor ini menjadi potensi untuk dikembangkan.
Menurut Zachrie, meskipun Kota Kediri tidak memiliki banyak wisata alam, Kota Kediri masih memiliki potensi lain yakni sektor jasa pariwisata. "Keunggul Kota Kediri ada pada sektor jasa dan perdagangan. Jadi kami tingkatkan pelayanan untuk wisatanya termasuk mengembangkan potensi kuliner dan penginapan," jelas Zachrie.
Untuk pelayanan wisatanya, Disbudparpora Kota Kediri tengah menyiapkan peta wisata. Peta tersebut memuat informasi tempat-tempat menarik untuk dikunjungi. Mulai dari tempat oleh-oleh hingga tempat bersejarah. Peta wisata ini nantinya akan ditempatkan di hotel-hotel dan dilengkapi dengan barcode untuk memudahkan akses informasi.
Tingkatkan Kualitas Layanan di Tempat Rekreasi
Pariwisata punya potensi besar untuk mendongkrak perekonomian. Banyak multiplier effect yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Pemkot Kediri perlu meningkatkan kualitas layanan di tempat rekreasi potensi wisata dapat berkembang pesat.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Subagyo menjelaskan, masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya yang mudik sudah pasti akan memanfaatkan waktu libur Lebaran untuk berwisata. Ini didorong dari uang tunjangan hari raya (THR) yang mereka terima sebelum pulang kampung halaman.
"Dampak ekonominya bisa dirasakan di berbagai sektor, seperti makanan dan minuman, transportasi, hiburan, dan lain-lain," jelas Subagyo.
Momen Lebaran ini harus bisa dimanfaatkan Pemkot Kediri untuk meningkatkan pendapatan di sektor wisata. Karena itu, setiap potensi yang dimiliki harus dikembangkan.
Subagyo menekankan pentingnya kualitas pelayanan di tempat-tempat wisata. Menurutnya, hal tersebut dapat terwujud jika Pemkot Kediri dan masyarakat dapat bekerja sama. "Kualitas pelayanan tidak hanya tanggung jawab penyelenggara wisata tetapi juga warga setempat," urainya.
Dia mencontohkan tarif bombastis yang dipasang oleh beberapa warga di tempat-tempat wisata desa saat momen liburan. Hal tersebut dapat membuat kapok para pengunjung dan berakibat pada penurunan jumlah wisatawan.
"Selain itu, keamanan juga merupakan faktor penting," tambahnya. Meskipun demikian, Subagyo melihat, Pemkot Kediri telah berusaha untuk memperbaiki kualitas pelayanan. Salah satu contohnya adalah di wisata kuliner di Jalan Dhoho Kota Kediri. "Sekarang sudah ada daftar menu dan tempatnya juga bersih," tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah