Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menelusuri Sumber Air di Kediri: Tak Terawat, Sumber Tengis Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Ayu Ismawati • Rabu, 24 April 2024 | 18:52 WIB
Sumber Tengis di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates tertutup rumput liar. Kawasan sepi jadi tempat pembuangan sampah
Sumber Tengis di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates tertutup rumput liar. Kawasan sepi jadi tempat pembuangan sampah

JP RADAR KEDIRI- Menelusuri Sumber-Sumber Air di Kediri, Melihat Apakah Baik-Baik Saja? 
Tak Terawat, Sumber Tengis Jadi Tempat Sampah.

Kawasan mata air Sumber Tengis ini tidak terlalu luas. Kondisinya pun masih sangat alami. Berada di tepi jalan menjadikannya cukup mudah diakses. Lokasinya yang sepi berada di tengah sawah membuat warga enggan merawatnya. Mereka justru abai dan menjadikannya sebagai tempat untuk membuang sampah.

Mata air yang dijuluki dengan Sumber Tengis ini berada di tengah area persawahan Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Tidak perlu bersusah payah untuk menuju ke sumbernya. Mata air itu berada tepat di tepi plengsengan jalan pedesaan.


Meski cukup mudah diakses, mata air ini terbilang masih sangat alami. Belum ada bangunan permanen di titik sumber airnya. Plengsengan yang dibangun hanya untuk menopang jalan aspal di atasnya. Rumput liar nyaris menutupi seluruh kawasan mata air tersebut. Hanya gemericiknya terdengar samar dari balik belukar.


“Pemanfaatannya hanya di hilirnya untuk pertanian sekitar sini saja. Tapi kalau di hulunya tidak ada yang menggunakan,” ujar Adi, salah satu warga setempat.


Karena di bagian hulu tidak dimanfaatkan, kawasan Sumber Bengis ini pun ikut tak terawat. Sehingga mata air seluas sekitar 50 meter persegi itu tertutup oleh semak belukar.


Selain tertutup rumput liar, mata air ini justru menjadi tempat pembuangan sampah. Mulai dari sampah rumah tangga hingga popok. Kantong kresek sampah berceceran di sana.

Tidak ada yang peduli dengan perilaku buruk tersebut. Sehingga warga tidak bertanggungjawab pun dengan leluasa membuang sampah di sana. Sebagian sampah tersebut berada di area mata air.


Beberapa relawan pemerhati lingkungan beberapa kali melakukan pembersihan di area tersebut. Salah satunya Zainal yang beberapa waktu lalu juga secara sukarela membersihkan kawasan sumber bersama relawan lainnya. Sampah-sampah yang ada di sana, dibersihkan dan diangkut.

“Ada relawan sekitar juga yang mau mengawasi,” ujarnya. Sayangnya, aktivitas bersih-bersih mata air itu tidak terlalu rutin. Sehingga menyebabkan terjadi penumpukan sampah di lokasi sumber. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wates kediri #terbengkalai #wisata air #sumber air