Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menelusuri Sumber Air di Kediri: Sumber Songo Plosoklaten Terkenal di Kalangan Pemancing

Ayu Ismawati • Senin, 15 April 2024 | 20:35 WIB
CAPTION: Menelusuri Sumber-Sumber Air di Kediri, Melihat Apakah Baik-Baik Saja? () Sumber Songo Terkenal di Kalangan Pemancing.
CAPTION: Menelusuri Sumber-Sumber Air di Kediri, Melihat Apakah Baik-Baik Saja? () Sumber Songo Terkenal di Kalangan Pemancing.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Masing-masing sumber air memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Karakter itu pula yang akhirnya menjadi ciri khas mata air tersebut. Begitu pula dengan Sumber Songo. Mata air ini terkenal di kalangan pemancing sebagai salah satu spot mancing gratis.

Mata air ini berada di salah satu salah satu desa di Kecamatan Plosoklaten. Tepatnya di Dusun Bangunrejo, Desa Pranggang. Lokasinya cukup tersembunyi sebab berada di balik permukiman penduduk.

Untuk menuju ke sana, harus melalui jalan setapak di antara pepohonan. Tepatnya ada di salah satu persimpangan di Jalan Ngrangkah Sepawon. Setelah melalui jalan setapak dari batu paving, sampailah di kawasan Sumber Songo.

Kawasan mata air ini terbilang luas. Jarak titik mata airnya dari telaga penampung air kurang lebih 100 meter. Di sekelilingnya, masih banyak varietas pepohonan besar yang menopang mata air tersebut.

Adapun yang lebih familiar bagi masyarakat adalah telaganya. Telaga dengan air berwarna hijau kebiruan itu membentang seluas lebih kurang 50 x 20 meter. Di telaga itulah, masyarakat biasa menghabiskan waktu dengan memancing.

“Dari dulu tempat ini terkenal di kalangan pemancing,” ujar Sugeng, salah satu pemancing di sana.

Bahkan, dahulu kawasan ini pernah dijadikan tempat budidaya ikan. Keramba-keramba ikan bertebaran di sana. “Hampir penuh dulu sama keramba. Tapi sekarang sudah tidak dilanjutkan, nggak tahu kenapa,” lanjut Sugeng.

Jejak-jejak keramba itu bahkan masih terlihat di sana. Material kayu-kayu dan bambu masih berserakan di hampir seluruh permukaan telaga. Kini, menurut Sugeng siapa saja boleh memancing di sana. Bahkan, tak sedikit pula yang datang dari luar daerah. Seperti ia yang datang dari Kecamatan Gurah khusus untuk memancing di sana bersama anak-anaknya.

“Siapa saja boleh, gratis. Asal nggak dijaring, diracun, atau dibom,” tandasnya.

Bahkan, di momen tertentu seperti Ramadan kemarin, jumlah pemancing cenderung meningkat. Malam hari justru menjadi waktu favorit bagi para pemancing untuk bisa mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya.

“Kalau malam lebih banyak orangnya. Bisa sampai berderet-deret penuh di atas plengsengannya ini,” tandasnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #plosoklaten #Jawapois #sumber air