Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Sidowarek, Plemahan, Kabupaten Kediri: Bangun Gedung Olahraga untuk Wadahi Kegiatan Kemasyarakatan

Habibaham Anisa Muktiara • Senin, 1 April 2024 | 17:48 WIB
MEGAH: Sekretaris Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan Indah memperlihatkan gedung olahraga yang akan diselesaikan pada tahun ini.
MEGAH: Sekretaris Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan Indah memperlihatkan gedung olahraga yang akan diselesaikan pada tahun ini.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pemerintah Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan sangat peduli akan kebutuhan warga desanya yang memiliki kegemaran berolahraga. Kepedulian tersebut diwujudkan dengan mendirikan sebuah gedung olahraga yang memiliki luas 30 x 12 meter. Pembangunan gedung tersebut kini sudah mencapai 80 persen.

“Semuanya ditargetkan selesai pada tahun ini,” jelas Sekretaris Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan Indah Sayekti.

Saat ditemui, Indah menjelaskan bahwa sebelumnya Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan tidak pernah memiliki gedung olahraga. Fasilitas olahraga desa hanya memiliki lapangan. Sementara lapangan tersebut kurang layak untuk digunakan.

“Untuk olahraga bulutangkis saja, warga sampai meminjam di Desa Mejono desa yang paling dekat,” ucapnya.

Akhirnya pada tahun 2020, pemerintah desa mulai melakukan pembangunan gedung olahraga. Namun akibat pandemi Covid-19, pembangunan gedung olahraga ini sempat berhenti. Sebab dana yang digunakan untuk pembangunan dialokasikan untuk bantuan penanganan Covid-19.

Butuh waktu sekitar tiga tahun membuat gedung olahraga ini. Gedung bercat abu-abu dan hijau tersebut tinggal memoles dengan melengkapi sarana olahraga. “Sarana olahraga ini batasan untuk lapangan bulutangkis dan perlengkapan lainnya,” kata perempuan berusia 28 tahun tersebut.

Selain melengkapi sarana olahraga, pihaknya juga menyelesaikan pembangunan toilet dan musala. Toilet dan musala ini menjadi salah satu fasilitas di sana. Setelah semua sarana dan prasarana sudah selesai, gedung olahraga ini diresmikan dan diserahkan kepada bumdes untuk dikelola.

“Karena banyak kaca, gedung olahraga ini digunakan untuk bulu tangkis, senam aerobik dan latihan pencak silat,” tutur Indah.

Meski belum jadi seutuhnya namun Gedung ini sering digunakan untuk pertemuan oleh warga luar desa. Karena gedung ini bisa menampung sekitar 800 orang jika penuh.

Wayang Krucil Menjadi Pakem Kegiatan Bersih Dusun

Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan memiliki tujuh dusun. Setiap dusunnya memiliki tradisi bersih dusun masing-masing. Seperti bersih dusun yang dilakukan oleh warga Dusun Sidowarekkulon dan Dusun Sidowareketan.

“Bersih dusun ini dilakukan pada jumat terakhir sebelum puas,” jelas Sekretaris Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan Indah Sayekti.

Indah menceritakan bahwa bersih di Dusun Sidowarekkulon dan Sidowareketan dilakukan bersama-sama. Sebelum puncak acara, H-1 paginya dilakukan khotmil Quran. Kegiatan khotmil Quran ini dilakukan oleh tokoh agama, perangkat desa, dan warga dusun setempat.

“Lokasi khotmil quran ini dilakukan mulai pagi hingga siang hari. Lokasinya di Petilasan Mbah Dempok,” ucapnya.

Setelah kegiatan khotmil Quran, pada ba'da magrib dilanjutkan dengan kegiatan doa bersama. Lokasinya masih sama di Petilasan Mbah Dempok yang melakukan doa bersama atau tahlilan ini adalah bapak-bapak.

Puncak bersih dusun ini dilakukan pada jumat pagi. Lokasinya juga dilakukan di Petilasan Mbah Dempok. Dalam kegiatan tersebut setiap rumah wajib membawa satu tumpeng utuh yang lengkap dengan ayam panggang satu ekor.

“Yang pakem ketika acara bersih dusun adalah pertunjukan wayang krucil,” kata Indah.

Pertunjukan wayang krucil ini untuk memenuhi permintaan leluhur. Meski pertunjukan tersebut tidak digelar di panggung besar, Mbah Dempok ini dipercaya sebagai orang babat desa.

Kemudian kegiatan dilanjutkan pada malam harinya. Salah satunya kegiatan pertunjukan wayang kulit. Pertunjukan yang ditampilkan ini tergantung dengan permintaan warga. Di tahun sebelumnya selain pertunjukan wayang, juga pernah sholawatan, dan orkes.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. cuma dua minggu,” harapnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #desa milenial #olahraga #Plemahan kediri #jawa pos